Pembacaan Alkitab : Yohanes 3:20-21
TEMA : "MELAKUKAN YANG BENAR"
"... siapa yang melakukan yang benar, la datang kepada terang, supaya menjadi nyata bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah" (ay.21)
"Dua petugas kebun binatang rumahan di Rocklinghausen, Utara Koeln tidak bertugas secara baik menjaga hewan-hewan di kebun binatang tersebut dengan penuh tanggung jawab yang merugikan pemilik kebun binatang.
Manajer kebun binatang telah minta bantuan Polisi menyelidikinya. Polisi telah menyelidiki dan menangkap para pelaku.
Hewan-hewan peliharaan rumah (pet) yang hilang ada 7 ekor (5 ekor ayam pegunungan Tibet, 2 ekor domba Kamerun).
Rupanya dua penjaga Kebun Binatang itu telah mengambil hewan-hewan itu untuk dipanggang dan disantap. - Kompas, 15 Oktober 2002.
Kedua petugas kebun binatang ini telah berlaku tidak benar, melampaui tugasnya, bukan menjaga hewan-hewan itu, tetapi menyantapnya.
Yesus mengatakan, "...siapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang." Itu berarti, terang hanya menyediakan tempat dan ruang bagi siapa yang berlaku benar.
Ya, melakukan kebenaran; tidak ada tempat di dalam terang bagi berbagai bentuk ketidakbenaran, yaitu kejahatan, ketidak-adilan, kepalsuan, kemunafikan, kekerasan, kesewenang-wenangan, korupsi/pencurian, persekongkolan/kolusi, dan berbagai jenis ketidakbenaran yang dapat merugikan orang lain, membuat orang lain menderita.
Ini semua dikatakan Yesus kepada Nikodemus agar menyadari bahwa statusnya sebagai pengajar Israel tidak menjamin memiliki moral yang baik memberi jaminan bagi keselamatannya.
Melakukan hal yang benar, dan berbuat baik, perlu menjadi perhatian Nikodemus agar perbuatan-perbuatannya nyata di dalam Allah dan ia pun berkenan bagi-Nya (Yak.2:14-18).
Pernahkah kita merenungkan tentang perbuatan-perbuatan baik yang pernah kita lakukan?
Tentu kita tidak dapat menghitungnya berbanding dengan banyak kejahatan yang kita lakukan, disengaja ataupun tidak. Namun, kita pun tahu bahwa Tuhan kita itu baik yang mengampuni segala pelanggaran kita (Kel.23:21: Mz.32:1; Kol.2:13).
Penghapusan pelanggaran ini harus mendorong kita untuk memulai hidup baru, yakni tekad menjalani hidup benar yang berkenan bagi Nya.
Syaratnya menjalani hidup dengan kerendahan hati meneladani pengurbanan Yesus untuk bergerak menghidupkan banyak orang. Amin.
Doa: Ya Allah, ajar dan tuntun kami untuk datang kepada terang-Mu lewat perbuatan-perbuatan kami yang berkenan kepada-Mu Amin.
Editor : Alfianne Lumantow