Pembacaan Alkitab : 2 Petrus 1:10
TEMA : BERSUNGGUH-SUNGGUH DALAM KEBENARAN
Iman yang teguh dibuktikan melalui kehidupan yang terus berbuah
"Karena itu, Saudara-saudara, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan keterpilihanmu makin teguh..." (Ay. 10)
Dalam perjalanan hidup, banyak dari kita bergumul dengan pertanyaan tentang arah dan kepastian hidup. Pilihan studi, pekerjaan, relasi, dan masa depan sering kali membuat hati menjadi bimbang.
Tidak jarang, ketidakpastian ini menjalar ke dalam kehidupan iman sehingga menimbulkan keraguan akan panggilan Allah dalam hidup kita.
Mungkin kita pernah bertanya "aku ini sebenarnya dipanggil untuk apa? Padahal keraguan dalam hidup ini bukan karena Tuhan tidak setia, melainkan karena kita belum sungguh-sungguh meneguhkan panggilan-Nya dalam kebenaran.
Dalam bacaan ini, Petrus mengingatkan bahwa iman kepada Allah perlu ditunjukkan dengan sungguh-sungguh melalui kehidupan yang berakar pada kebenaran.
Usaha yang dilakukan bukan untuk memperoleh keselamatan, tetapi menjadi bukti bahwa kita telah benar -benar dipilih oleh Allah.
Keselamatan adalah anugerah Allah, namun, mereka yang diselamatkan akan menunjukkan buah dari panggilan mereka melalui perbuatan nyata dalam kehidupan ini.
Ketika seseorang menunjukkan kehidupan yang berbuah, itu menjadi bukti bahwa ia sungguh hidup dalam panggilan Allah dan bukan sekadar pengakuan kosong.
Memenuhi panggilan Allah, bukan hanya bersedia melayaninya, melainkan siap menghadapi berbagai tantangan dalam pelayanan.
Bukan hanya itu, dari kita dituntut untuk hidup dalam kebenaran, yang dinyatakan dalam kata dan tindakan.
Firman Tuhan hari ini menegaskan kepada kita sebagai kaum muda bahwa pemilihan Allah harus tercermin dalam kehidupan nyata orang percaya.
Kita yang memperoleh anugerah Allah berupa keselamatan dipanggil untuk bersungguh-sungguh menunjukkan bukti melalui kehidupan kita.
Kita dipanggil bukan hanya untuk percaya tetapi untuk terus bertumbuh dalam iman, bersungguh-sungguh dalam melakukan kebenaran yang dibangun melalui ketaatan sehari-hari dan kesediaan terus dibentuk oleh firman Tuhan. Amin.
Doa: Bersungguh-sungguh dalam kebenaran dan menghasilkan buah yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow