Pembacaan Alkitab : 2 Petrus 1:10
TEMA : SUNGGUH-SUNGGUH MENGIKUT-NYA
"...berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan keterpilihanmu makin teguh..." (ay.10)
Sebagai orang tua atau sebagai anak, kita sering kali memberi atau mendengar nasihat yang mengajak kita melakukan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh.
Nasihat itu lahir dari sebuah pengalaman hidup yang memperlihatkan bahwa ketika sesuatu dilakukan dengan sungguh-sungguh, bisa juga dipahami dengan ketekunan dan keseriusan, maka hasilnya akan lebih memuaskan dibandingkan bila melakukannya dengan asal-asalan atau setengah- setengah.
Ingatan untuk melakukan segala sesuatu dengan sungguh- sungguh menjadi salah satu cara mengurangi kegagalan.
Bukankah kita juga sering mendengar ungkapan yang mengatakan, "Usaha tidak mengkhianati hasil," sebagai sebuah ungkapan keyakinan bahwa setiap keberhasilan dan kebaikan yang telah dicapai adalah hasil dari usaha sebelumnya yang dikerjakan dengan tekun dan bersungguh-sungguh?
Sementara itu, jika menemui kegagalan atau hasil yang tidak memuaskan, kita bisa mengatakan bahwa itu semua terjadi karena usaha yang tidak sungguh-sungguh.
Hidup beriman kepada Yesus Kristus adalah sebuah kehidupan yang sungguh-sungguh tekun di dalam Dia. Jika kita hanya setengah percaya, setengah saleh, setengah baik, maka hal itu hanya akan menjadi sandungan dalam hidup.
Kita percaya kepada Tuhan, tetapi juga percaya kepada kuasa kegelapan; kita menjalani ibadah ritual dengan rajin, tetapi hidup sehari-hari penuh dengan dendam, amarah, dan iri hati; kita baik kepada orang-orang tertentu.
Tetapi menjadi pemarah kepada yang lain. Inilah kehidupan beriman yang setengah-setengah atau tidak sungguh-sungguh beriman kepada Tuhan.
Menjalani hari ini, kita diingatkan kembali bahwa sekecil apa pun hal yang kita lakukan, entah kita beraktivitas di dalam rumah atau di luar rumah, hendaknya kita melakukannya dengan sungguh- sungguh.
Kesungguhan menjalani kehidupan di dalam Tuhan adalah bentuk syukur kita atas waktu kehidupan yang Tuhan anugerahkan. Amin.
Doa: Tuhan Allah, Pencipta alam semesta, kami memohon agar diberikan keteguhan hati untuk terus berjalan mengikut-Mu. Amin
Editor : Alfianne Lumantow