Pembacaan Alkitab : Yudas 1:20-21
TEMA : MEMBANGUN DAN MEMELIHARA
"...dengan membangun dirimu di atas dasar imanmu yang paling suci... peliharalah dirimu dalam kasih Allah...." (ay.20-21)
Mungkin tidak semua orang dapat bertahan hidup benar di tengah gempuran keyakinan akan kebenaran saat ini. Seseorang bisa memiliki kebenaran versinya lalu mengaburkan yang sungguh- sungguh benar.
Dalam suratnya, Yudas menasihati orang percaya untuk "membangun dirimu di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoa dalam Roh Kudus, peliharalah dirimu dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita Yesus Kristus".
Kita diajak merenungkan pentingnya membangun dan memelihara diri dalam hidup orang Kristen. Dengan membangun diri, kita memperbarui hidup terus-menerus sehingga tidak terjerumus dalam hawa nafsu kefasikan; dengan memeliharanya, kita mengarahkan hidup kepada Yesus Kristus.
Di tengah perkembangan zaman dengan kemajuan teknologi, tidak jarang manusia hidup dengan kelelahan. Tekanan pekerjaan, tuntutan keluarga, masalah ekonomi, dan persoalan gaya hidup menjadi fokus utama sehingga tanpa disadari menurunkan kualitas diri umat Kristen.
Kita sibuk memperjuangkan stabilitas jasmani daripada rohani. Waktu kita lebih banyak dipakai untuk mengejar gaya hidup kekinian daripada untuk melayani.
Ketika Yudas mengatakan "membangun dan memelihara", ia mengingatkan hidup adalah menjalankan iman, dan iman perlu dibangun terus-menerus.
Sama seperti tubuh membutuhkan asupan makanan, iman pun membutuhkan firman Tuhan, doa, dan persekutuan.
Iman pun mesti dipelihara dengan kasih Allah. Ketika menghadapi konflik, pengkhianatan, atau rasa tidak dihargai, kita mudah menjadi pahit.
Akan tetapi, ketika kita memelihara iman dengan kasih Allah, kita dimampukan untuk tetap mengasihi, mengampuni, dan bertahan.
Hidup dalam pengharapan akan rahmat Yesus Kristus mengingatkan kita bahwa hidup ini adalah perjalanan untuk membangun dan memperbarui diri terus-menerus.
Tantangan dapat teratasi dengan iman yang dipelihara dalam doa yang tekun dan kasih yang setia senantiasa. Amin.
Doa: Allah Yang Mahabesar. Engkau Allah yang dapat mengubahkan hati yang keras. Nyatakanlah kuasa-Mu, ya Tuhan. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow