Pembacaan ALkitab : Mazmur 119:57-60
TEMA : TEKAD MENGIKUTI JALAN TUHAN
TUHANIah bagianku, aku berjanji untuk berpegang pada firman-firman-Mu (ay. 57)
Bagian bacaan kita saat ini, merupakan pengalaman pribadi Pemazmur yang berada ditengah penderitaan, tekanan dan la memutuskan untuk menaati firman Tuhan tanpa menunda-nunda (ayat 57, 60).
Mazmur ini memperlihatkan sebuah pengakuan iman yang lahir dari keputusan hati. Pemazmur berkata, "TUHANlah bagianku," sebuah penegasan bahwa TUHAN adalah pusat hidupnya.
Ia tidak hanya mencari berkat Tuhan, tetapi menjadikan Tuhan sebagai harta yang terutama.
Pemazmur menyadari bahwa hidup yang berkenan kepada Tuhan dimulai dari refleksi diri. la berkata bahwa ia memikirkan jalan-jalannya dan membalikkan langkahnya kepada peringatan-peringatan TUHAN.
Ini menunjukkan keberanian untuk jujur terhadap diri sendiri: mengakui kesalahan, menyadari penyimpangan, dan dengan rendah hati kembali ke jalan yang benar.
Mengikuti jalan Tuhan bukanlah sekadar rutinitas keagamaan, melainkan proses pertobatan yang terus-menerus.
Tekad itu juga ditunjukkan melalui tindakan yang nyata. Dengan tidak menunda-nunda ketaatan, bersegera dan tidak berlambat- lambat melakukan perintah Tuhan.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menunda untuk melakukannya karena takut, ragu, atau tergoda oleh kenyamanan.
Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa ketaatan yang sejati lahir dari hati yang mau bertindak, bukan sekadar berniat. Pemazmur dengan sungguh-sungguh serta tekun berusaha keras untuk mengerti Taurat TUHAN, yaitu Firman TUHAN yang memerintah hidupnya, dan mengendalikan tingkah lakunya.
Bahkan di tengah tekanan dan kesulitan, pemazmur tetap berpegang pada Taurat TUHAN.
Renungan ini mengajak kita untuk meneguhkan kembali tekad mengikuti Tuhan. Menjadikan Tuhan sebagai bagian hidup kita, berani mengevaluasi diri, serta taat, dan setia.
Sebab ketaatan akan jalan Tuhan adalah jalan kehidupan, dan di dalam ketaatan itulah kita menemukan damai serta arah hidup yang benar. Amin.
Doa: Tuhan didalam pimpinan Roh Kudus, mampukan kami untuk tetap mengikuti jalan-Mu, sebab jalan Tuhan adalah jalan kehidupan kami. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow