
TEMA : DIPIMPIN OLEH DAMAI SEJAHTERA KRISTUS
"Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu....." (ay.15)
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada banyak pilihan, tekanan, dan pergumulan. Tidak jarang hati kita dipenuhi kegelisahan, ketakutan, dan kebingungan.
Namun, Firman Tuhan mengingatkan kita tentang pentingnya membiarkan damai sejahtera Allah memelihara hati dan pikiran kita dalam Kristus Yesus (Flp. 4:7).
Paulus menulis kepada gereja yang belum pernah ia kunjungi, tetapi ia telah mendengar tentang mereka dari rekannya, Epafras.
Jemaat saat itu berhadapan dengan pengajaran palsu dan tekanan yang potensial untuk membuat mereka kehilangan damai sejahtera Kristus.
Merespons kondisi ini, Paulus memotivasi mereka untuk tetap setia dalam iman yang memberikan kepada mereka kepastian dan pengharapan (ay.15).1
la juga mengingatkan bahwa damai sejahtera yang diberikan Kristus bukanlah sekadar perasaan tenang. Damai sejahtera Kristus adalah ketenangan yang lahir dari hubungan yang benar dengan Allah. Yesus sendiri berkata, "Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu" (Yoh. 14:27).
Damai ini tidak tergantung pada situasi dunia. Ketika kita membiarkan damai Kristus memimpin, kita menyerahkan kendali hidup kepada Tuhan.
Hati yang dipimpin oleh damai Kristus akan memampukan kita untuk tetap mengasihi, mengampuni, dan bersyukur.
Saudaraku, kita kembali diingatkan bahwa damai sejahtera Kristus tidak hanya bersifat pribadi, tetapi juga memelihara kesatuan tubuh Kristus.
Saat kita membiarkan damai itu memerintah, konflik dapat diredakan, hubungan dipulihkan, dan kasih Tuhan nyata melalui hidup kita.
Ketika kita datang kepada-Nya, meminta Yesus tinggal dalam kita, maka dengan lembut Dia akan melepaskan kita dari kecemasan yang membebani kita.
Saat kita merindukan damai sejahtera-Nya, kita percaya Dia akan menjamah kita dengan kasih- Nya. Amin.
Doa: Tuhan Yesus, kiranya damai sejahtera-Mu memerintah dalam hatiku, memimpin setiap keputusan dan langkah hidupku. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow