Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 4 Mei 2026, Kidung Agung 5:9-16  Memuji Yesus Yang Bangkit  

Alfianne Lumantow • Kamis, 30 April 2026 | 10:27 WIB
logo gpib
LOGO GPIB
Pembacaan Alkitab : Kidung Agung 5:9-16

TEMA : MEMUJI YESUS YANG BANGKIT

"Perkataan mulutnya manis semata-mata, segala sesuatu padanya menarik. Begitulah kekasihku, begitulah temanku, hai Putri-putri Yerusalem" (ay.16).

Kebangkitan Kristus bukan sejarah semata-mata, tetapi merupakan pusat iman Kristen. Tanpa kebangkitan, iman kita kosong.

Namun, karena la bangkit, iman kita hidup, pengharapan kita teguh dan pujian kita beralasan. Bacaan kita ini menggambakan mempelai perempuan dengan penuh kasih memuji mempelai laki- laki.

Inilah relasi antara umat-Nya dan Kristus, yakni relasi dalam pujian yang menemukan kepenuhannya melalui Kristus yang bangkit dan dimuliakan.

Kristus layak dipuji karena Dia bangkit dan menang, kemenangan itu melepaskan umat-Nya dari maut. Karena itu, umat mamandang-Nya bukan lagi Guru atau Tokoh besar, melainkan: Dia Tuhan dan Raja segala zaman (Flp.2:11, 1 Tim. 1:17).

Bacaan ini dipenuhi simbol-simbol keindahan dan kemuliaan mempelai laki-laki yang menggambarkan Yesus sebagai: Raja berdaulat (emas mumi kepalanya, ay.11), yang penuh belas kasih dan kasih-Nya tetap hidup (matanya seperti merpati, ay.12),

Dia yang membawa keharuman (pipinya seperti hamparan rempah, ay.13), yang berkarya penuh kuasa dan kekal (lengannya berhiaskan permata dan emas, ay.14), dan yang bangkit dan tak tergoyahkan untuk selamanya (kakinya tiang-tiang marmer putih, ay.15).

Yesus yang bangkit adalah Allah yang menang, mulia, mahakuasa dan indah. Pujian kepada-Nya jangan cuma di bibir kita saja, melainkan mengalir dalam hidup sehari-hari sebagai kesaksian yang mengisahkan kebaikan, kemuliaan, kebenaran dan kuasa kasih karunia-Nya.

 

Inilah yang layak kita renungkan, apakah kita sudah mengenal Yesus, dan membuat orang lain juga melihat dan merasakan kemuliaan-Nya melalui keberadaan dan kehadiran kita sehari-hari?

Marilah kita senantiasa percaya, bersyukur, pada Dia yang telah bangkit. Muliakan Tuhan dengan segenap hati, pikiran dan tindakan. Amin.

 

Doa: TUHAN Yesus, kami memuji-Mu karena kami tahu Engkau telah berkarya dan juga memenangkan kami dalam perjalanan yang penuh tantangan ini. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT