Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Selasa, 5 Mei 2026, Kidung Agung 6:1-3  Kristus Meneguhkan Komitmen Saling Mengasihi

Alfianne Lumantow • Kamis, 30 April 2026 | 14:02 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Kidung Agung 6:1-3

TEMA : KRISTUS MENEGUHKAN KOMITMEN SALING MENGASIHI

Aku milik kekasihku, dan kekasihku milikku, yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung" (ay,3).

 

Memiliki di satu sisi melibatkan internalisasi (menjadi bagian yang sangat personal dalam diri kita) tetapi di sisi lain mensyaratkan eksternalisasi (ekspresi keluar dari diri kita berupa melakukan tanggung jawab memelihara kepemilikan).

Dalam suatu relasi keduanya membentuk rasa dan perbuatan saling menyayangi, mengerti dan merawat. Dia menjadi belahan jiwamu, dan dirimu menjadi bagian dari hidup-Nya

 

"Aku milik kekasihku dan kekasihku milikku," (ay.3") ungkapan ini bermakna suatu kemanunggalan yang tak terpisahkan, dan cintalah yang mengikat dua pribadi itu menjadi satu.

Mempelai memandang kekasihnya sebagai belahan jiwanya yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung" (ay.3).

Sang Kekasih hati adalah seorang gembala yang berkarya di tengah- tengah keindahan dan kemuliaan "bunga bakung". Pengenalan sang mempelai pada Sang Kekasih menghidupkan narasi romantis dalam kisah pencarian ini.

Pujian ini membuktikan bahwa ketika ada pengenalan mendalam yang berakar pada cinta yang kuat, maka tercipta kerinduan yang menggerakkan dua hati untuk menyatu dan melekat erat.

Kesatuan dan pengenalan yang berakar pada saling cinta ini melukiskan relasi Kristus dengan gereja-Nya. Selama ada kasih yang terus saling mencari dan saling mengenal dengan mendalam, kemanunggalan dengan karakter, karya dan kemuliaan serta keindahan Sang Ilahi itu tak akan tergoyahkan, hingga kelak la datang kembali.

 

Dalam kasih Kristus, cinta itu tidak sepihak. Sang Gembala menyerahkan nyawa-Nya bagi domba-dombanya, agar kita menjadi bagian dari hidup, kemuliaan dan keindahan-Nya.

Melalui kebangkitan-Nya, Tuhan memulihkan relasi manusia dengan Allah, sesama dan semesta. Mari, temui Dia melalui dan di dalam komitmen mengerjakan dan merawat kasih dan kemuliaan-Nya dalam keseharian hidup kita. Amin

 

Doa: Ya Yesus, ajar kami mengasihi sesama seperti Engkau telah membuktikan cara mengasihi dengan sungguh-sungguh lewat kebangkitan-Mu. Amin

 

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT