Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 21 Mei 2026,  Wahyu 14:1-5  Identitas Pengikut Kristus

Alfianne Lumantow • Senin, 18 Mei 2026 | 14:20 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Wahyu 14:1-5

TEMA : IDENTITAS PENGIKUT KRISTUS

"Di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta. Mereka tidak bercela." (ay. 5) 

Hidup yang kita jalani memang tidak dapat kita prediksi. Hari ini baik-baik, besok belum tentu. Hidup yang kita jalani kadang kala banyak lika-likunya.

Sebagai anak-anak Tuhan, kita harus menunjukkan identitas kita. Sebagai orang yang telah ditebus dan diselamatkan, kita harus hidup dalam firman Tuhan.

 

Perikop bacaan ini menceritakan penglihatan tentang Anak Domba dan 144.000 orang yang berdiri di Bukit Sion.

Bagian ini memberi pengharapan bagi mereka yang setia kepada Tuhan di tengah masa penganiayaan. Mereka yang setia akan hidup dan tinggal di Kerajaan Allah (bukit Sion).

Tidak ada satu pun yang dilupakan oleh Kristus bagi yang setia dan taat kepada Tuhan. Sebagaimana yang dilakukan Anak Domba bersama 144.000 orang, mereka yang ikut Tuhan Yesus ada tanda jelas yaitu dimeteraikan sebagai milik yang akan selalu dilindungi dan diselamatkan.

Mereka yang selamat akan menyanyi dengan nyanyian baru bersama dengan alam, mengagung dan memuliakan kebesaran nama Tuhan.

Hidup mereka kudus, karena telah diselamatkan dan ditebus. Mereka menjaga intergritas sebagai pengikut Kristus dengan berkata jujur dan tidak ada dusta dalam bibir mereka.

 

Kita bisa hidup sampai sekarang itu karena kasih karunia Tuhan. Jadi syukuri apa pun keadaan hidup kita, yang penting seluruh kehidupan kita mencerminkan dan melakukan firman Tuhan secara konsisten dan konsekuen.

Dalam mempersiapkan kedatangan Tuhan yang kedua kali, mari kita berbenah diri sampai akhirnya kita didapati-Nya setia.

Dia meminta kita untuk setia apa pun yang terjadi dalam hidup ini. Janji-Nya "Ya dan Amin". Tuhan memberi pengharapan yang setia tidak akan binasa, melainkan akan mengalami hidup sukacita bersama dengan Tuhan. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan, jadikan aku pengikut-Mu yang setia hidup dalam firman-Mu. Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT