Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 27 Mei 2025, Kisah Para Rasul 2:41-47  Persekutuan Yang Bersaksi

Alfianne Lumantow • Senin, 25 Mei 2026 | 13:16 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 2:41-47

TEMA : PERSEKUTUAN YANG BERSAKSI

"hidup adalah kesaksian tentang cinta kasih dan anugerah Allah bagi dunia "

"Dengan bertekun dan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergiliran dan makan bersama-sama dengan gembira dan tulus hati (ay: 46)"

Cara hidup jemaat pertama menjadi role model tentang hakikat dalam pengajaran. Tidak hanya mementingkan diri sendiri dan egois, mereka peduli dan berbagi satu sama lain.

Ada kesehatian di dalam jemaat, bukan kecurigaaan dan sikap saling menjatuhkan. Ada ungkapan syukur dan penyembahan kepada Allah di dalam persekutuan jemaat pertama. Yang dilakukan oleh mereka, dilihat banyak orang di luar jemaat, dan mereka disenangi.

Dari apa yang digambarkan dalam bacaan ini disimpulkan bahwa perilaku dan perbuatan antar jemaat satu dengan yang lain adalah bentuk kesaksian akan penyertaan Allah melalui kuasa Roh Kudus di dalam hidup.

 

Sering kali iman percaya kita kepada Tuhan hanya diukur melalui intensitas keaktifan di gereja. Banyaknya intensitas melayani di gereja serta capaian yang kita lakukan di dalam gereja bukan merupakan indikasi iman.

Relasi dengan Tuhan merupakan hal pribadi dan intimasi ketika kita memiliki spiritualitas iman kepada-Nya dan hidup dalam persekutuan dengan sesama yang beribadah dan memuji Tuhan.

Jika di dalam gereja kita sudah melakukan ibadah ritual, menjadi tantangan untuk melakukan ibadah aktual di dalam kehidupan sehari-hari.

Belajar dari jemaat pertama, bahwa mereka menjadikan kehidupan mereka sebagai ibadah aktual dengan bersehati, saling peduli dan mendukung satu sama lain.

Persekutuan bukan hanya ajang kumpul dan pesta semata, tetapi ada kehadiran Allah di dalam persekutuan melalui perbuatan dan sikap yang dilakukan di dalam dan di luar gereja.

Sehingga gereja yang adalah persekutuan umat Allah bukan hanya sebuah gedung dan perkumpulan, tetapi menjadi persekutuan yang bersaksi tentang kasih setia Tuhan bagi umat manusia. Amin.

 

Doa: Tuhan, berkatilah kami agar persekutuan yang memuliakan-Mu melalui perbuatan kami sehar-hari. Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#SABDA BINA PEMUDA #GPIB #Renungan Harian