Pembacaan Alkitab : Galatia 6: 1
TEMA : ROH KUDUS YANG MEMIMPIN
"Tenang, ada Roh Kudus. Bersama-Nya kita mampu melewati segala pencobaan hidup"
Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, kamu yang rohani harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan. (ay: 1)"
Hidup di dalam Kristus tidak hanya mengenai pertumbuhan iman bagi diri sendiri, dan mengabaikan orang disekitarnya.
Relasi rohani antara manusia dengan Pencipta Nya hanya bisa dilakukan ketika kita hidup di dalam kebersamaan dengan orang lain serta mengalami pertumbuhan iman melalui persekutuan yang saling menopang dan mengundang Roh Allah hadir di tengah persekutuan tersebut.
Surat Paulus kepada jemaat Galatia adalah respons atas pergumulan yang dihadapi jemaat pada masa itu. Jemaat Galatia hidup di tengah beragam pengajaran-pengajaran yang menyesatkan.
Situasi inilah yang mendorong Paulus memberikan nasihat kepada orang-orang percaya tentang hidup dalam persekutuan yang saling menopang dan mengingatkan satu dengan yang lain.
Maksud dari saling mengingatkan satu dengan yang lain disini adalah mengingatkan sesama ketika mereka melakukan pelanggaran dan tidak menaati kehendak Tuhan.
Kehidupan orang percaya di Galatia didorong juga untuk saling menopang satu sama lain jika ada sesamanya jatuh di dalam dosa dan sekaligus menjadi penolong yang membimbing ke jalan yang benar seturut kehendak Allah.
Sobat muda, apa pun yang kita jalani sehari-hari bukan hanya tentang diri sendiri. Bukan semata tentang kesuksesan meraih cita cita, atau tentang berhasil dalam hal yang kita kerjakan.
Bukan tentang kesenangan diri sendiri, atau keinginan akan hal baik bagi pribadi kita semata. Saling mendukung, saling menasihati dan hidup tolong-menolong adalah kehendak Allah kepada kita sebagai bagian dari perwujudan relasi kita dengan-Nya.
Kehidupan yang dibimbing oleh Roh Allah yang Kudus juga berarti bahwa kita mampu menjaga diri agar tidak jatuh dalam pencobaan.
Serta menuntun orang lain ke jalan yang benar seturut kehendak Tuhan. Selamat bersekutu dan saling menopang! Amin.
Daa: pakailah aku Tuhan untuk menjadi penolong dan penuntun bagi mereka yang tersesat dari jalan-Mu. Amin
Editor : Alfianne Lumantow