Pembacaan Alkitab : Habakuk 3:1-12
TEMA : "EVALUASI DIRI: MENGAGUMI TUHAN"
"TUHAN, telah kudengar kabar tentang Engkau, dan pekerjaan-Mu, ya TUHAN, kukagumi!....." (ay.2)
Awalilah hari dengan kekaguman kepada TUHAN. Dalam setiap peristiwa kehidupan, baik yang membahagiakan maupun yang menyakitkan, selalu ada kesempatan untuk menyaksikan karya dan kuasa-Nya yang mengagumkan itu.
Habakuk pun mengakhiri pergumulannya dengan doa yang penuh kekaguman.
Setelah bergumul dengan pertanyaan tentang penghukuman atas Yehuda, ia menoleh kembali kepada sejarah karya keselamatan Allah.
Di sana ia melihat bahwa, sekalipun murka TUHAN dinyatakan, kasih dan pekerjaan-Nya tetap memelihara kehidupan umat-Nya.
Karena itu, Habakuk memohon agar TUHAN kembali menyatakan karya-Nya dan mengingat kasih sayang-Nya di tengah murka (Hab. 3:1-2).
Selanjutnya, Habakuk melukiskan keagungan TUHAN yang memenuhi langit dan bumi (ay. 3-12).
Penyebutan "Teman" dan "Paran" mengingatkan umat kepada pemulihan relasi persaudaraan (antara Esau dan Yakub) dan penyertaan Allah dalam perjalanan umat Israel di padang gurun.
Di padang gurun juga Allah memberikan Pemulihan relasi, hukum dan peraturan kepada umat-Nya. penyertaan Tuhan dan pemberian hukum-hukum-Nya menyatakan kuasa dan keagungan-Nya.
Cahaya kemuliaan-Nya memancar dengan dahsyat, bumi berguncang, dan bangsa-bangsa gemetar di hadapan-Nya.
Sungai, laut, gunung, matahari, dan bulan menjadi gambaran bahwa seluruh ciptaan tunduk kepada kuasa TUHAN.
Di tengah ancaman dan penghukuman sekalipun, Allah tetap memegang kendali atas sejarah dan kehidupan umat-Nya.
Saudaraku, dalam penghayatan HUT GPIB ke-78, marilah kita mengevaluasi diri.
Ketika badai kehidupan datang, ingatlah bahwa TUHAN tetap berkuasa dan setia menyertai umat-Nya.
Syukurilah setiap karya pemeliharaan-Nya. hiduplah dalam pertobatan. peliharalah relasi yang dipulihkan, dan jadilah saksi kasih-Nya.
Biarlah kehidupan kita. bersama seluruh ciptaan, senantiasa memuliakan dan mengagungkan nama TUHAN. Amin.
Doa: Tuhan, biarlah kekaguman pada karya-My menggerakkan kami membebaskan sesama dari penderitaan. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow