Kisah Para Rasul 8:26-29
DALAM TUNTUNAN ROH KUDUS
"Lalu kata Roh kepada Filipus: "Pergilah ke situ dan dekatilah kereta itu" (ay. 29)
Ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi oleh seseorang supaya bisa dipilih menjadi pelayan Tuhan di gereja. Salah satu persyaratan utama yang harus dipenuhi adalah mereka penuh dengan Roh Kudus. Hidup mereka dikuasai dan dipimpin oleh Roh Kudus. Mereka perlu menempatkan Tuhan dan kehendak-Nya di tempat yang paling pertama dan utama. Mereka harus belajar untuk menaati dan mematuhi kehendak dan perintah-Nya. Apa pun yang Tuhan kehendaki dan perintahkan, seorang pelayan Tuhan perlu mendorong dirinya untuk melakukan semua itu. Sangat disayangkan banyak pelayan Tuhan di gereja lupa atau sengaja lupa, bahkan tidak mengetahui dan tidak memahami yang harus mereka lakukan sebagai seorang pelayan Tuhan. Oleh sebab itu, melalui cerita tentang Filipus di Kisah Para Rasul 8:26-29, kita diingatkan akan tugas yang harus dikerjakan oleh seorang pelayan Tuhan.
Filipus adalah seorang diaken yang melayani di gereja perdana, di Yerusalem. Salah satu persyaratan yang membuat Filipus dipilih menjadi diaken adalah karena Filipus penuh dengan Roh Kudus (Kis. 6:1-6). Filipus terpaksa harus meninggalkan Yerusalem, lalu pergi serta tinggal di Samaria karena orang-orang Kristen di Yerusalem mengalami penganiayaan yang hebat (Kis. 8:1b-3). Di Samaria, Filipus yang penuh Roh Kudus giat mengerjakan tugasnya sebagai seorang pelayan Tuhan (Kis. 8:4-13).
Filipus menjadi salah satu contoh pelayan Tuhan yang tunduk pada kehendak dan perintah-Nya. Mengakhiri hari ini, mari kita memeriksa diri, adakah tutur kata dan tingkah klta di hari ini yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan? Kalau ada, biarlah kita bertekad agar di hari esok, dengan kuat kuasa Roh Kudus, kita mampu melakukan kehendak-Nya yang baik.
Doa : (Bapa di surga, karuniakanlah kami Roh Kudus supaya kami mampu menjadi saksi-Mu di dalam dunla ini). Amin
Editor : Alfianne Lumantow