Manado, Jagosatu.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengambil langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan keuangan dan aset daerah melalui pembentukan Tim Gugus Tugas Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
Tim ini diketuai langsung oleh Wakil Gubernur Sulut Dr. Viktor Mailangkay dan dibentuk berdasarkan mandat khusus dari Gubernur Sulut Yulius Stevanus.
Dalam struktur tim ini, nama Lexy David Lintuuran, S.E. tampil menonjol.
Ia ditunjuk sebagai Wakil Ketua Bidang Kemitraan, posisi strategis yang berperan membangun hubungan lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat sipil.
Lexy bukan sosok baru di dunia profesional maupun pemerintahan.
Ia adalah putra daerah Sulawesi Utara yang mengawali kariernya di industri tambang nasional. Selama lebih dari dua dekade, ia mengabdi di PT Freeport Indonesia, perusahaan tambang raksasa yang beroperasi di Papua.
Dalam perjalanan kariernya, Lexy mencapai posisi bergengsi sebagai Chief of Corporate Security, jabatan yang tidak hanya membutuhkan kemampuan manajerial tingkat tinggi tetapi juga pemahaman luas atas dinamika sosial, politik, dan keamanan di wilayah operasi perusahaan.
Pengalaman panjang di dunia profesional itu menjadi bekal kuat saat ia kemudian memutuskan terjun ke dunia pengabdian publik.
Lexy memilih mengalihkan dedikasinya ke ranah politik dengan menjadi Anggota DPRD Kabupaten Mimika periode 2019–2024 melalui Partai Demokrat.
Dalam perannya sebagai legislator, ia dikenal vokal memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama di bidang pembangunan infrastruktur dasar, kebersihan lingkungan, serta program perumahan bagi masyarakat asli Papua (OAP).
Tak hanya di panggung politik, Lexy juga aktif dalam pelayanan sosial dan keagamaan.
Ia menjabat sebagai Ketua Yayasan Sekolah Advent Timika dan menjadi motor penggerak pembangunan Gereja Advent Jemaat Pioneer Mimika, yang pembangunannya memakan waktu lebih dari tiga dekade dan akhirnya rampung pada akhir 2023 berkat kolaborasi berbagai pihak yang ia inisiasi.
Kini, saat kembali ke tanah kelahiran, Lexy membawa pulang seluruh pengalaman dan jejaring nasional yang telah dibangunnya selama bertahun-tahun.
Pengangkatannya sebagai Wakil Ketua Bidang Kemitraan dalam Gugus Tugas BKAD Sulut diharapkan mampu membuka ruang kerja sama lintas sektor yang lebih progresif dan solutif, terutama dalam transformasi digitalisasi aset dan pengelolaan keuangan daerah.
Selain Lexy, sejumlah figur profesional lainnya turut dilibatkan dalam tim ini, antara lain:
-
Welly D. Kelles sebagai Sekretaris
- Jusuf Kalengkongan di Bidang Kemitraan
-
Lexy Herman Weley sebagai Wakil Ketua Bidang Digitalisasi
-
Andria Wahyudi dan Andreuw Lengkong di Bidang Digitalisasi
Gugus Tugas ini dirancang sebagai tim teknis dan strategis yang akan bekerja lintas instansi, memberikan rekomendasi kebijakan, serta mengawal proses digitalisasi sistem keuangan dan tata kelola aset secara transparan, akuntabel, dan efisien.
Dengan pengalaman lintas sektor dan komitmen kuat pada tata kelola yang bersih, sosok Lexy David Lintuuran dipandang sebagai figur ideal untuk memperkuat sinergi antar institusi di bawah arahan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
(Red)
Editor : ALengkong