2 Petrus 1:3-9
BUMBU IMAN: RESEP TUMBUH DI ERA DIGITAL
Jangan lupa untuk "bumbui imarimu" agar bisa menjadi berkat lewat rasa dimanapun berada.
"Sebab, apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Tuhan kita Yesus Kristus" (Ay.8)
Setiap makanan yang lezat tentulah dimasak dengan menggunakan bumbu yang tepat. Tanpa bumbu, makanan akan tidak menarik dan hambar.
Bumbu-bumbu seperti garam, bawang, cabai, atau rempah- rempah yang lainnya memiliki peran besar di dalam masakan, walaupun kecil tetapi bumbu-bumbu tersebut memberikan kekuatan rasa dan membuat makanan semakin enak.
Selain itu, takaran yang sesuai dan pengolahan yang tepat akan membuat makanan tersebut makin istimewa, apalagi ditambahkan bumbu cinta dari yang memasak.
Begitupun kita kaum muda yang hidup di era digital, dalam kehidupan beriman kita, iman perlu ditambahkan bumbu-bumbu yang tepat untuk bisa bertumbuh semakin baik di era digital.
Petrus dalam suratnya mengingatkan umat untuk bisa memperkuat iman mereka dalam menghadapi ajaran sesat dan kemerosotan moral yang perlahan masuk dalam gereja.
Umat diingatkan bahwa Allah telah menganugerahkan kepada mereka segala sesuatu yang berguna untuk hidup saleh melalui pengenalan akan Kristus.
Anugerah itu menuntut respons yang aktif dari umat berupa pertumbuhan yang harus ditambahkan dalam iman. Antara lain kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, hingga memiliki kasih yang aktif kepada semua orang.
Inilah yang menjadi dasar penting bagi umat percaya agar tidak hanya bertahan, tetapi bisa menghasilkan buah sebagai orang percaya agar tidak buta terhadap panggilan dan pengutusan Allah yang telah menyelamatkan mereka.
Hal ini juga diajarkan kepada kita kaum muda, untuk bisa terus memperkuat iman di era digital ini.
Iman yang dibiarkan tanpa "bumbu" akan tawar oleh pengaruh negatif dunia digital, bisa kehilangan rasa bahkan sampai kehilangan arah.
Oleh karena itu, sebagaimana masakan butuh bumbu agar tidak hambar, iman pun membutuhkan "bumbu rohani" agar bisa bertumbuh lebih kuat di dalam Kristus dan menjadi kesaksian hidup di dunia era digital yang hambar akan kebenaran. Amin.
Doa: "Ya Tuhan, mampukan aku untuk memperlengkapi iman dan bertumbuh dalam kasih Mu. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow