JAGOSATU.com - Twitter kembali mencuri perhatian penggunanya di seluruh dunia setelah mengumumkan pergantian nama dan logo menjadi 'X'. Perubahan tersebut menuai kekesalan dari sebagian pengguna yang merasa platform media sosial berbasis teks ini semakin komersil.
Elon Musk, pemilik saham Twitter, menyatakan bahwa pemasukan platform ini menurun dan kini mereka membutuhkan dana dari pengguna melalui layanan berbayar, Blue.
Sementara itu, Threads, aplikasi yang dikelola oleh Meta, perusahaan induk Facebook yang juga mengelola Instagram, mencoba bersaing dengan Twitter dengan merilis fitur baru. Fitur utama yang ditambahkan adalah kemampuan untuk melihat feed kronologis kiriman dari orang yang diikuti pengguna.
Hal ini dianggap penting untuk bersaing dengan Twitter yang telah menjadi sumber informasi real-time yang vital. Pengguna perlu memperbarui Threads ke versi terbaru untuk mengakses fitur ini.
Peluncuran fitur feed kronologis di Threads diumumkan oleh Mark Zuckerberg melalui saluran Instagramnya. Adam Mosseri, Kepala Instagram, sebelumnya telah menyatakan bahwa pilihan ini sedang dalam proses pengembangan.
Baca Juga: Lionel Messi Menggila di Laga Leagues Cup, Inter Miami Hancurkan Atlanta United dengan Skor Telak
CEO Meta menambahkan bahwa Threads juga telah memperoleh fitur lain berupa terjemahan. Pengguna dapat menerjemahkan postingan dalam bahasa yang tidak mereka mengerti dengan mengetuk pojok kanan bawah postingan.
Selain itu, Meta juga menambahkan beberapa fitur lain ke Threads. Di tab Aktivitas, pengguna sekarang dapat memfilter notifikasi berdasarkan kategori tertentu seperti mengikuti, membalas, menyebutkan, postingan yang dikutip, postingan ulang, dan interaksi dari akun terverifikasi.
Tim Threads juga memperkenalkan tombol ikuti baru untuk mempermudah mengikuti orang kembali dan memberikan opsi untuk menyetujui semua permintaan mengikuti sekaligus jika akun bersifat pribadi.
Mark Zuckerberg berjanji masih banyak lagi fitur yang akan datang, termasuk kemampuan untuk memposting ke Threads dari web, pesan langsung, peningkatan aksesibilitas, pencarian yang lebih baik, dan alat untuk mengawasi postingan di Threads seperti halnya TweetDeck di Twitter.
Pengguna Threads diharapkan dapat menikmati pengalaman yang lebih baik dengan tambahan fitur-fitur ini. (JPG)
Editor : Tesalonika Pontororing