Jagosatu.com - Kabar mengejutkan datang dari aktor Bob Odenkirk yang dikenal lewat perannya sebagai Saul Goodman dalam serial Better Call Saul.
Dalam wawancara terbarunya, Bob Odenkirk membocorkan bahwa kemungkinan besar cerita lanjutan akan berfokus di dalam penjara.
Menurut Entertainment Weekly, ia mengatakan bahwa karakter Saul “tidak akan keluar” sehingga jika ada revival, latarnya jelas akan berada di balik jeruji.
Better Call Saul sendiri adalah prekuel sekaligus spin-off dari Breaking Bad, menceritakan transformasi Jimmy McGill menjadi pengacara licik bernama Saul Goodman.
Serial ini pertama kali tayang pada 2015 dan resmi berakhir pada 2022 dengan enam musim yang menuai banyak pujian.
Banyak penggemar menganggap Better Call Saul sebagai spin-off terbaik sepanjang sejarah televisi modern.
Bob Odenkirk bahkan menerima nominasi Emmy berulang kali atas perannya yang penuh penghayatan.
Menurut EW, Odenkirk menyebut bahwa jika revival dibuat, harus melibatkan dua kreator utama yaitu Vince Gilligan dan Peter Gould.
Vince Gilligan adalah otak di balik Breaking Bad yang kemudian menciptakan spin-off ini.
Peter Gould juga punya kontribusi besar dalam pengembangan karakter Jimmy McGill menjadi Saul Goodman yang ikonik.
Odenkirk menegaskan ia tidak ingin serial ini kembali hanya demi uang atau popularitas.
Ia ingin kisah baru tetap punya makna kuat dan kualitas setara dengan seri aslinya.
Para fans langsung heboh di media sosial setelah kabar ini tersebar.
Banyak yang membuat spekulasi bahwa revival mungkin akan memperlihatkan kehidupan Saul di penjara dengan gaya cerita penuh drama.
Beberapa bahkan berharap akan ada crossover dengan karakter Breaking Bad lainnya.
Meski begitu, Odenkirk menegaskan semua itu masih sebatas wacana, belum ada naskah resmi yang ditulis.
Menurutnya, dunia Better Call Saul memang masih terbuka lebar untuk digali.
Jika proyek ini benar-benar terjadi, ia yakin para penggemar akan kembali setia menonton.
Kisah Saul Goodman di penjara bisa menjadi bab baru yang mengejutkan sekaligus penuh tantangan.
(J)
Editor : ALengkong