JAGOSATU.COM- Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, melakukan pendampingan dan bantuan transportasi serta biaya harian, kepada salah seorang anak bernama Sean (12), warga Kelurahan Dendengan Dalam, Kecamatan Paal Dua.
Sean adalah anak penderita jantung bawaan atau TOF (Tetralogy of Fallot) yang membutuhkan penanganan medis operasi jantung. Awalnya YJI bersama Tim Dinas Kesehatan Kota Manado juga berkoodinasi dengan YJI Provinsi Sulawesi Utara, telah mendatangi kediaman Sean di Kelurahan Dendengan Luar.
"Waktu itu (November 2022) diketahui bahwa
Sean harus segera ditangani lebih lanjut ke RSCM Jakarta sebagaimana rujukan dokter anak jantung di RSUP Prof Kandou. Untuk pengobatan dan operasi ditanggung BPJS, namun dari pihak keluarga terkendala biaya tiket ke Jakarta. Saat itu juga kami memutuskan untuk memberikan bantuan transportasi dan pendampingan," ungkap Ketua YJI Kota Manado dr Merry Mawardi S.pA
Lanjut disampaikan dr Merry, selama enam bulan menjalani perawatan dan operasi jantung di RSCM Jakarta, Sean akhirnya bisa dipulangkan kembali ke Kota Manado pada Jumat 26 Mei 2023.
"Puji Tuhan. Syukur. Adik Sean sudah bisa dioperasi pada Bulan April kemarin. Lukanya sudah kering. Sekarang adik Sean sedang dalam masa pemulihan, sambil terus melakukan kontrol rutin di RSUD Prof Kandou Malalayang. Yang kebetulan juga ditangani langsung oleh dokter anak, teman kami dari YJI juga,” ungkap dr Merry yang selama ini juga mendampingi kedua orang tua dari Sean.
Informasi yang dirangkum, Tetralogy of Fallot adalah kombinasi dari empat kelainan jantung bawaan yang terjadi sejak bayi baru lahir. Tetralogy of Fallot memengaruhi struktur jantung, menyebabkan darah yang dialirkan ke seluruh tubuh tidak mengandung cukup oksigen.
Di antara penyakit jantung bawaan yang ada, tetralogy of Fallot merupakan salah satu jenis yang umum ditemui. Namun, kondisi ini diperkirakan hanya terjadi pada 5 dari 10.000 kelahiran. (gre)
Editor : Gregorius Mokalu