Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Kasus Covid-19 Meningkat di Indonesia, Kemenhub, Belum Ada Ketentuan Perjalanan Saat Libur Nataru

Deiby Rotinsulu • 2023-12-12 15:18:01
ILUSTRASI: Mudik (JawaPos.com)
ILUSTRASI: Mudik (JawaPos.com)

JAGOSATU.COM – Kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali mengalami peningkatan, terutama di Jakarta.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat bahwa selama periode 27 November hingga 3 Desember 2023, terdapat 80 kasus baru.

Dari jumlah tersebut, 90 persennya merupakan kasus dengan gejala ringan, sementara 10 persen sisanya mengalami gejala sedang dan telah dirawat di rumah sakit.

Ngabila Salama, Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, melaporkan adanya dua kasus kematian akibat Covid-19 pada Desember 2023.

Hal ini menyusul peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

"DKI Jakarta menemukan 2 kematian positif Covid-19 pada bulan Desember 2023 setelah sebelumnya selama 2 bulan berturut-turut (Oktober dan November 2023) tidak ada kematian Covid-19 di DKI Jakarta," ujar Ngabila kepada wartawan pada Senin (11/12).

Meskipun demikian, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada aturan yang mengatur perjalanan atau pergerakan masyarakat selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023-2024.

“Semua masih bersifat imbauan, belum ada protokol yang bersifat wajib bagi pelaku perjalanan,” kata Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati, pada Senin (11/12).

Syarat perjalanan terkait Covid-19, menurut Kemenhub, mengacu pada pedoman yang dikeluarkan oleh kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Kesehatan dan Satgas Penanganan Covid-19.

Kemenhub memperkirakan bahwa sekitar 107,63 juta orang akan melakukan perjalanan selama libur Nataru 2023-2024, berdasarkan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub.

"Dari hasil survei yang dilakukan oleh Badan Kebijakan Transportasi potensi pergerakan Natal dan Tahun Baru ini sebesar 39,83 persen yaitu 107 juta orang yang akan bergerak pepergian atau yang tidak bepergian sebesar 60 persen," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam Rapat Kerja Komisi VI di Kompleks DPR RI Jakarta, Selasa (21/11).

Menhub menyebutkan bahwa mayoritas orang diperkirakan akan menuju lokasi wisata untuk berlibur selama Nataru, mencapai 45 persen dari total pergerakan orang.(jpg)

 
 
 
Editor : Deiby Rotinsulu
#Liburan Natal dan Tahun Baru #Kemenhub #Covid - 19 #kasus covid 19 #perjalanan