Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Pileg 2024 di Minahasa Tenggara, Pertarungan Sengit Dominasi PDI Perjuangan

Tina Mamangkey • 2023-12-12 11:17:55
Photo
Photo

JAGOSATU.COM - Pemilihan legislatif (pileg) 2024 di Minahasa Tenggara (Mitra) akan membawa perubahan signifikan.

PDI Perjuangan, yang sebelumnya merupakan partai penguasa dan memimpin eksekutif, kini menghadapi tantangan baru setelah berakhirnya masa jabatan bupati James Sumendap, kader partai yang dikenal dengan warna merah.

Pileg 2024 di Minahasa Tenggara diprediksi menjadi panggung pertarungan sengit antar partai politik, sekaligus menjadi ujian dominasi PDI Perjuangan yang telah memimpin selama dua periode di bawah kepemimpinan Sumendap.

Dengan 25 kursi DPRD Mitra menjadi incaran para calon legislatif (caleg), PDI Perjuangan saat ini memimpin perolehan suara.

Pada tahun 2019, partai ini berhasil meraih 12 kursi dan menempatkan salah satu kadernya sebagai ketua DPRD.

Pertanyaan krusial adalah apakah pada pileg 2024, partai berlambang banteng moncong putih ini masih bisa mempertahankan dominasinya.

Pada dapil I, meliputi Kecamatan Ratahan, Ratahan Timur, Pasan, dan Pusomaen, PDI Perjuangan diprediksi dapat mengamankan empat kursi.

Marty Ole, sebagai Ketua DPRD Mitra, masih memiliki peluang besar untuk memimpin perolehan suara, bersama dengan beberapa incumbent seperti Sophia Antou, Royke Rambi, dan Semuel Montolalu.

Partai lain juga turut meramaikan perebutan kursi, seperti petahana Rasni Pontororing dari Gerindra, Kenny Solar dari Partai Gerindra, dan incumbent Sonny Tarumingi dengan Meldy Untu dari Partai Golkar. Mereka diharapkan dapat menyegel dua kursi.

Dapil II, yang mencakup Kecamatan Belang dan Kecamatan Ratatotok, menjadi fokus PDIP untuk merebut empat kursi.

Srikandi Tjitra Kawulusan, Artly Kountur, dan Rakimin Ibrahim, bersama dengan caleg baru Stevi Keintjem, siap menghadapi pileg 2024 dengan keyakinan tinggi.

Ketua DPC Golkar Mitra, Tonny Lasut, berpotensi kembali terpilih dan mengamankan satu kursi di basisnya di Kecamatan Ratatotok.

Sementara jatah sisanya diperkirakan akan dipegang oleh PPP, Sukardi Mokoginta, dan Menix Manopo dari Partai Demokrat.

Dapil III, melibatkan Kecamatan Tombatu, Tombatu Timur, dan Tombatu Utara, menjadi panggung perebutan suara yang seru.

Incumbent Fredy Tuda dan Berty Rumochoy, bersama dengan caleg milenial Sabrina Sumendap dan Dewi Roe, diharapkan dapat menyabet dua kursi.

Rafly Likuajang, milenial dari Partai Golkar, turut meramaikan persaingan.

Pada Dapil IV, yang mencakup Kecamatan Silian Raya, Touluaan, dan Touluaan Selatan, Zonny Kosegaran dari PDI Perjuangan berpeluang besar untuk kembali terpilih.

Figur milenial Hendra Paat juga memiliki potensi besar untuk meraup suara di kalangan milenial.

Kartini Tarek, yang dikenal sebagai sosok yang suka menolong, diprediksi dapat mengamankan satu kursi.

Sedangkan kursi lainnya diperkirakan akan diamankan oleh Cathrine Mokodaser, yang merupakan Ketua DPC Partai Demokrat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Mitra, James Sumendap, menegaskan bahwa kader-kader terbaik partainya yang diusung memiliki kualitas dan kemampuan untuk bertarung di masing-masing daerah pemilihan.

Dengan optimisme tinggi, Sumendap menargetkan perolehan 15 kursi, meningkat dari capaian sebelumnya 12 kursi, dengan penuh kerja keras sebagai kunci keberhasilan.

Sementara itu, Ketua DPC Golkar Mitra, Tonny Lasut, yakin bahwa pada pemilu 2024 mendatang, Partai Golkar dapat mendulang kursi maksimal, menargetkan tujuh kursi.

Penggunaan nomor urut sesuai abjad nama caleg diharapkan membawa keberuntungan bagi Partai Golkar dalam mewujudkan program dan rencananya di Mitra. (mpo)

Editor : Tina Mamangkey
#James Sumendap #legislatif #kader partai #Pemilu 2024 #Pileg 2024 #DPRD Mitra #Minahasa Tenggara #pileg #MITRA