Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Dana Tersedia, Indonesia Harus Kirim Lebih Banyak Mahasiswa ke Kampus Elite Dunia

Tanya Rompas • 2023-06-15 18:58:06

Photo
Photo
JAGOSATU.COM- Pemerintah Amerika Serikat berkomitmen untuk membantu Indonesia di bidang pendidikan, dan hal ini tidak mengherankan mengingat data yang disampaikan oleh mantan Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan.

Data tersebut mengungkap fakta yang mencengangkan. Saat ini, jumlah mahasiswa Indonesia yang berkuliah di kampus-kampus top di Amerika Serikat sangat sedikit dibandingkan dengan negara-negara seperti Tiongkok, Korea, Singapura, dan Malaysia.

Gita Wirjawan membeber bahwa di Harvard University, terdapat 700 mahasiswa dari Korea dan hanya lima orang dari Indonesia, salah satunya adalah dirinya yang membiayai sendiri.

Di Columbia University, salah satu universitas terbaik di dunia, terdapat 1200 mahasiswa dari Tiongkok dan hanya 11 mahasiswa dari Indonesia.

Di Cambridge University, terdapat 750 mahasiswa dari Tiongkok, 700 mahasiswa dari Amerika, 450 mahasiswa dari Singapura, 400 mahasiswa dari Malaysia, sedangkan hanya 11 mahasiswa dari Indonesia.

Gita menyatakan bahwa hal ini mencerminkan masa depan kita. Oleh karena itu, kita harus memberikan kesempatan kepada putra-putri Indonesia untuk belajar di sekolah-sekolah hebat di seluruh dunia.

Saat ini, jumlah mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat hanya sekitar 7500, sedangkan pada zaman Gita bersekolah di sana, jumlahnya mencapai 15 ribu. Jumlah mahasiswa Tiongkok di Amerika Serikat mencapai 120 ribu, sementara India mencapai 110 ribu, jauh melampaui jumlah mahasiswa Indonesia.

Gita juga menekankan bahwa mahasiswa-mahasiswa tersebut, setelah menimba ilmu, mendirikan perusahaan-perusahaan luar biasa dengan dukungan dari sektor perbankan. Dia berpendapat bahwa Indonesia memiliki dana yang cukup untuk mengirim mahasiswa ke universitas-universitas terkemuka seperti Stanford, MIT, Cambridge, dan Oxford.

Menurut perhitungannya, mengirim 5000 mahasiswa ke Stanford University dalam setahun hanya membutuhkan dana sebesar 25 juta dolar, sedangkan anggaran pendidikan kita mencapai 32 miliar dolar per tahun.

Gita mengusulkan agar universitas-universitas seperti Cambridge University, MIT, dan Harvard Business School menjalin kerjasama dengan institusi pendidikan di Indonesia, seperti ITB, untuk membuka program S2 dan S3 di Indonesia. Hal ini akan memudahkan putra-putri Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas di dalam negeri.

Gita menegaskan bahwa untuk menjadi bangsa yang besar, pendidikan merupakan faktor yang sangat penting. Hal ini harus menjadi fokus utama, bukan hanya politik dan retorika semata. Data menunjukkan bahwa saat ini jumlah mahasiswa yang mengejar gelar S3 di Indonesia hanya 25 ribu, sementara Tiongkok memiliki 800 ribu mahasiswa S3 dan India memiliki 600 ribu mahasiswa S3.(*)

Editor : Tanya Rompas
#Indonesia #kampus elite dunia #Mahasiswa