Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Eskalasi Kekerasan di Papua, KST Bakar Rumah Warga dan Serang Pesawat

Tina Mamangkey • 2024-01-25 12:36:15
MENYASAR PERMUKIMAN: Salah satu rumah warga di Intan Jaya yang diduga dibakar KST pada Senin (22/1). (POLDA PAPUA)
MENYASAR PERMUKIMAN: Salah satu rumah warga di Intan Jaya yang diduga dibakar KST pada Senin (22/1). (POLDA PAPUA)

JAGOSATU.COM - Setelah sejumlah anggotanya terluka akibat tembakan, kelompok separatis teroris (KST) melancarkan serangan membakar rumah warga di Intan Jaya, Papua Tengah.

Satgas Damai Cartenz memverifikasi bahwa setidaknya empat rumah warga, yang sebelumnya menerima bantuan dinas sosial, menjadi korban pembakaran.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Bayu Suseno, menjelaskan bahwa kejadian pembakaran rumah terjadi pada Senin (22/1) sore.

Petugas segera melakukan pengejaran terhadap KST yang terlibat dalam insiden pembakaran tersebut setelah mengetahui adanya kepulan asap yang tebal.

"Petugas kemudian mendatangi sumber asap tersebut," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterbitkan kemarin (24/1).

Sebagai respons terhadap kejadian tersebut, intensitas patroli di wilayah Intan Jaya ditingkatkan.

Bayu menambahkan bahwa jumlah anggota KST yang terluka oleh pasukan gabungan TNI dan Polri juga bertambah.

Sebelumnya, informasi menyebutkan bahwa tiga anggota KST terkena tembakan, tetapi penelusuran terbaru memastikan bahwa lima anggota KST menjadi korban luka tembak.

Selain melakukan pembakaran rumah, pada Selasa (23/1), KST juga menembaki pesawat yang ditumpangi Tim Penegakan Hukum Satgas Operasi Damai Cartenz.

Petugas segera memberikan respons dengan serangan balasan terhadap KST. "Dalam serangan balasan itu, seorang anggota KST kembali terluka.

Proses evakuasi jenazah sedang berlangsung," paparnya.

Meski demikian, senjata dan amunisi dari pelaku berhasil dibawa kabur oleh anggota KST lainnya. "Kami akan terus berupaya menjaga keamanan di Papua," tegasnya.

Di tempat lain, Kodam XVII/Cenderawasih memastikan bahwa pemimpin KST, bernama Melkias Matani, telah tewas.

Kematian Matani terjadi dalam kontak tembak di Kampung Kumbalaga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Selasa (23/1).

Kontak tembak tersebut terjadi antara KST dan Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) 330/Tri Dharma sekitar pukul 14.00 WIT.

Letkol Infanteri Candra Kurniawan, Wakil Sementara Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, menyatakan bahwa kontak tembak terjadi setelah 11 anggota KST mendekati Pos TNI Satgas Yonif 330/Tri Dharma.

Mereka mendekat sambil membawa dua pucuk senjata api laras panjang dan menyerang para prajurit TNI di pos tersebut. Prajurit TNI memberikan respons segera terhadap serangan tersebut. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Intan Jaya #KST Papua #Kelompok Separatis Teroris #KKB