Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Game Buatan Indonesia Tembus Dunia? Ini Dia 4 Studio Game Lokal yang Bikin Dunia Melirik!

ALengkong • 2025-07-08 09:56:15

Ilustrasi Studio Game (newxel.com)
Ilustrasi Studio Game (newxel.com)

Jagosatu.com – Dunia game Indonesia sedang berkembang pesat dan mulai dilirik pasar internasional.

Banyak studio game lokal yang kini menghasilkan karya berkualitas tinggi dan tidak kalah dari buatan luar negeri.

Salah satu yang paling dikenal adalah Toge Productions, studio asal Tangerang yang berdiri sejak 2009.

Toge dikenal luas lewat game Coffee Talk, sebuah visual novel dengan nuansa kopi, obrolan, dan kisah menyentuh.

Coffee Talk sukses besar di Steam, PlayStation, Nintendo Switch, dan bahkan Xbox.

Baca Juga: Game Buatan Indonesia Bikin Bangga! Judul Lokal Ini Mulai Dilirik Dunia Internasional

Menurut IGN, game ini mendapat rating positif karena storytelling yang kuat dan desain visual yang unik.

Toge Productions juga rajin mendukung pengembang game indie lokal lainnya lewat program mentoring dan penerbitan.

Mereka memiliki sub-brand bernama Toge Indie Fund, yang memberi dana dan dukungan untuk proyek game kecil.

Studio lain yang tak kalah hebat adalah Mojiken Studio dari Surabaya, terkenal dengan gaya seni yang khas.

Game mereka When The Past Was Around memenangkan banyak penghargaan internasional termasuk di Gamescom 2020.

When The Past Was Around adalah game puzzle yang menyentuh tentang kehilangan dan penyembuhan dengan visual seperti lukisan.

Dilansir dari Polygon, game ini sukses di berbagai platform dan menarik perhatian pasar Asia dan Eropa.

Mojiken juga dikenal aktif berkolaborasi dengan studio lain dan menciptakan cerita yang khas Indonesia.

Selanjutnya ada Agate, studio game asal Bandung yang sudah lama berkecimpung di industri ini sejak 2009.

Agate sukses mengembangkan Valthirian Arc, game RPG simulasi akademi pahlawan yang populer di luar negeri.

Valthirian Arc telah dirilis untuk PlayStation, Nintendo Switch, dan Steam, dengan basis penggemar global.

Menurut GamesIndustry.biz, Agate termasuk pionir game edukasi dan serius di Indonesia, serta rajin berinovasi.

Agate juga mengembangkan game untuk perusahaan besar dan institusi pemerintah dengan konsep gamifikasi.

Studio lain yang sedang naik daun adalah BigDade, yang baru-baru ini memperkenalkan game Wardeka.

Wardeka adalah game TPS bertema militer futuristik dengan sentuhan cerita lokal dan keputusan moral.

Trailer Wardeka bahkan sempat viral di komunitas gamer lokal karena kualitasnya yang mengesankan.

BigDade mengaku ingin membawa semangat perjuangan Indonesia dalam bentuk game modern yang seru.

Empat studio ini menunjukkan bahwa Indonesia punya potensi besar dalam industri game global.

Dari visual novel, puzzle, RPG, hingga TPS, studio lokal membuktikan bisa bersaing di genre apa pun.

Menurut Asosiasi Game Indonesia (AGI), jumlah studio game lokal kini mencapai lebih dari 50 di seluruh Indonesia.

Sebagian besar studio memulai dari kecil, tapi berkat kreativitas dan kerja keras, mereka mampu menembus pasar internasional.

Keberhasilan ini jadi bukti bahwa industri game bukan sekadar hiburan, tapi juga kekuatan ekonomi kreatif yang besar.

Jika terus didukung, bukan tidak mungkin dalam 5–10 tahun ke depan, game Indonesia akan jadi pemimpin di Asia Tenggara.

(J)

Editor : ALengkong
#Mojiken #agate #Toge Productions #BigDade #Game Indonesia #Studio Game Lokal