JAGOSATU.COM - Indonesia mengirimkan lima ganda putra untuk berpartisipasi dalam Australia Open Super 500 yang saat ini berlangsung di Sydney, Australia, pada hari ini (1/8).
Kelima pasangan tersebut adalah Fajar Alfian/Rian Ardianto, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Sabar Karyaman/Moh. Reza Pahlevi, dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yacob Rambitan.
Luluk Hadiyanto, mantan pemain ganda putra, mengakui bahwa persaingan di sektor ganda putra saat ini sangat ketat.
Terlebih lagi, dengan kembalinya Lee Yang/Wang Chi Lin yang baru saja menjadi juara di Japan Open pekan lalu.
"Lee/Wang yang juga mengalahkan Fajar/Rian di Japan Open sebelumnya. Prestasi Lee/Wang sempat menurun setelah menjadi juara Olimpiade 2020 Tokyo. Namun, saat ini mereka kembali dalam performa terbaiknya," katanya.
Pada turnamen Australia Open ini, Lee/Wang berusaha untuk meraih poin demi mendapatkan tiket lolos ke Olimpiade 2024.
Luluk menekankan bahwa kita harus mewaspadai kemungkinan Lee/Wang bisa meraih tiket non unggulan untuk Olimpiade karena pengalaman mereka yang luar biasa di ajang tersebut.
Selain itu, Australia Open juga menjadi kesempatan bagi tiga pemain tunggal putri pelapis Indonesia, yang merupakan pemain cadangan Gregoria Mariska Tunjung.
Ketiganya adalah Putri Kusuma Wardani, Komang Ayu Cahya Dewi, dan Ester Nurumi Tri Wardoyo.
Mereka akan memulai perjuangan mereka mulai besok (2/8). Putri Kusuma Wardani akan menghadapi atlet Korea Selatan Sim Yu-jin, Komang Ayu Cahya Dewi akan berhadapan dengan wakil India Tasnim Mir, dan Ester Nurumi Tri Wardoyo akan melawan andalan Thailand, Supanida Katethong.
Ini adalah kesempatan bagi ketiganya untuk menunjukkan kemampuan mereka, terutama karena Gregoria Mariska Tunjung tidak berpartisipasi dalam acara di Negeri Kanguru tersebut.
Yuni Kartika, legenda bulu tangkis tunggal putri, menjelaskan bahwa saat ini Gregoria Mariska Tunjung memang tidak memiliki pasangan ganda putri yang sepadan di pelatnas.
Ia berharap agar ada pemain lain yang bisa mengejar ketinggalan dan menjadi pasangan yang cocok untuk Gregoria.
"Jika tidak ada yang mengejar Gregoria, kita harus memulai lagi dari nol. Hal ini sangat disayangkan untuk tunggal putri di Indonesia," tandasnya.
Jadwal Australia Open 2023 pada hari ini (1/8). (jpg)