Jagosatu.com - Bursa transfer sepak bola Indonesia kembali dihebohkan oleh klub kaya raya, Dewa United. Klub berjuluk Banten Warriors ini dikabarkan tertarik mendatangkan bintang Timnas Indonesia.
Pemain yang dimaksud adalah bek andalan Sandy Walsh, yang saat ini masih berkarier di luar negeri. Rumornya, ia akan didatangkan untuk mengarungi Super League musim 2025/2026.
Kabar panas ini pertama kali mencuat dari akun X (@garistengah_id), sebuah akun update sepak bola yang cukup ternama.
"Sandy Walsh (30/DF) dikabarkan nama yang bakal diupayakan gabung klub berjuluk Banten Warriors tersebut untuk mengarungi ISL musim 2025/26 mendatang," tulis akun tersebut.
Cuitan itu langsung memicu perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air, menciptakan pro dan kontra.
Saat ini, Sandy Walsh masih terikat kontrak dengan klub raksasa Jepang, Yokohama F. Marinos, hingga akhir musim 2026/2027.
Tentu saja, membawa pulang Walsh ke Indonesia tidak akan menjadi langkah yang murah bagi Dewa United.
Dengan nilai pasar saat ini mencapai 800 ribu Euro (sekitar Rp15 miliar), Dewa United diprediksi harus merogoh kocek lebih dalam. Mereka kemungkinan harus membayar biaya pelepasan yang diminta oleh Yokohama F. Marinos.
Hingga saat ini, belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai rumor transfer ini, masih sebatas spekulasi.
Namun, potensi kembalinya pemain naturalisasi Timnas Indonesia ke kancah domestik justru memicu kerutan di dahi para penggemar sepak bola.
Banyak fans yang seolah lebih memilih melihat bintang-bintang Timnas tetap berkarier di luar negeri. Tujuannya adalah demi meningkatkan kualitas dan pengalaman mereka di liga yang lebih kompetitif.
"Ini kayak main fc / fm, pelan-pelan pemain naturalisasi dibawa balik," cuit netizen dengan akun @adv_ariel, mengomentari rumor Sandy Walsh ini.
Senada, akun @ejhabulsara menimpali, "Jadi tujuan naturalisasi itu untuk mempermudah tim liga 1 beli pemain internasional rasa lokalan."
Fenomena "pulang kampung" para pemain naturalisasi ini memang menjadi sorotan utama dalam sepak bola Indonesia.
Di satu sisi, kehadiran mereka di Liga Super Indonesia tentu akan secara signifikan meningkatkan kualitas liga domestik.
Namun, di sisi lain, ada kekhawatiran besar bahwa hal ini akan membatasi potensi mereka. Mereka dikhawatirkan tidak bisa berkembang di kompetisi yang lebih ketat di luar negeri.
Beberapa pemain naturalisasi lainnya sudah lebih dulu berkarier di Super League 2025/2026.
Mereka termasuk Jordi Amat yang bermain untuk Persija Jakarta.
Ada juga Rafael Struick yang dikabarkan akan bergabung dengan Dewa United (meskipun belum diumumkan secara resmi).
Serta Jens Raven yang bermain untuk Bali United, menunjukkan tren yang mulai terbentuk.(chK)
Editor : ALengkong