JAGOSATU.COM - Mantan pelatih Liverpool, Jürgen Klopp, menegaskan dirinya tidak berencana kembali ke ruang ganti untuk melatih klub mana pun. Meski demikian, pria asal Jerman itu tidak bisa menjanjikan bahwa pandangan tersebut akan tetap sama di masa depan.
Klopp resmi mengakhiri masa baktinya bersama The Reds pada musim panas 2024, setelah hampir sembilan tahun penuh dedikasi di Anfield. Keputusan mundur itu lahir dari rasa kelelahan, usai lebih dari dua dekade menukangi Mainz, Borussia Dortmund, hingga Liverpool tanpa jeda berarti.
“Saya tidak ingin bekerja sebagai pelatih lagi,” tegas Klopp kepada The Athletic.
Pernyataan itu sekaligus menepis kabar yang sempat mengaitkan dirinya dengan sejumlah klub papan atas, termasuk Real Madrid yang pada April lalu dikabarkan menjadikan Klopp kandidat pengganti Carlo Ancelotti. Rumor itu tak pernah jadi kenyataan.
Meski demikian, Klopp membuka sedikit ruang kemungkinan.
“Itulah yang kupikirkan. Tapi kau tidak pernah tahu. Aku 58 tahun. Kalau aku mulai lagi di usia 65, semua orang pasti berkata, ‘Bukankah kau bilang tidak akan kembali?’ Ya, saat itu aku benar-benar yakin! Tapi untuk sekarang, aku tidak merindukan apa pun,” ujarnya.
Klopp mengingat kembali momen ketika ia memutuskan mundur dari Liverpool, sebuah pengumuman mengejutkan yang ia sampaikan pada Januari 2024.
“Saya berhenti di Liverpool pada usia 57 tahun. Saya yakin tidak akan berhenti bekerja, tapi saya butuh jeda. Saya sempat beristirahat sekitar tujuh bulan, dan saya menikmatinya—luar biasa,” kata Klopp.
Sejak memulai karier kepelatihan di Mainz pada 2001, Klopp mendedikasikan hidupnya sepenuhnya untuk sepak bola. “Saya menjalani 25 tahun dengan semangat penuh, tanpa menoleh ke kanan dan kiri,” jelasnya.
Konsekuensinya, ia jarang menikmati hal-hal sederhana di luar lapangan hijau.
“Dalam 25 tahun, saya hanya dua kali menghadiri pernikahan—satu pernikahan saya sendiri, satunya lagi dua bulan lalu. Saya juga hanya empat kali ke bioskop, dan semuanya dalam delapan minggu terakhir,” ungkap Klopp.
Kini, mantan pelatih yang pernah membawa Liverpool juara Liga Inggris dan Liga Champions itu tengah menikmati hidup dengan cara berbeda. Ia menegaskan bahwa dirinya baru sekarang memiliki kesempatan untuk benar-benar melihat dunia di luar sepak bola.
“Saya pernah bepergian ke banyak negara, tapi hanya melihat hotel, stadion, atau tempat latihan. Tidak ada yang lain. Dulu saya tidak merindukannya, tapi sekarang mungkin saya akan merindukannya,” pungkasnya.