Jagosatu.com - Manchester United berhasil naik ke peringkat keempat klasemen sementara Liga Inggris setelah menang atas Brighton dengan skor 4-2 di Old Trafford.
Bryan Mbeumo menjadi bintang pertandingan dengan mencetak dua gol di babak kedua untuk memastikan kemenangan timnya.
Gol-gol awal dari Matheus Cunha dan Casemiro memberi United keunggulan sebelum Brighton memperkecil ketertinggalan melalui Danny Welbeck dan Charalampos Kostoulas.
Pertandingan berlangsung menegangkan di menit-menit akhir sebelum Mbeumo mencetak gol keempat di menit ke-96 untuk menutup laga.
Kemenangan ini menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Manchester United di Premier League musim ini.
Ini juga menandai pertama kalinya sejak Februari tahun lalu United meraih tiga kemenangan beruntun dalam satu musim liga.
Catatan impresif lainnya, United tetap tak terkalahkan di Old Trafford saat memimpin di babak pertama dalam 327 pertandingan Premier League.
Setelah hasil ini, United sementara naik ke posisi empat besar dan membuka peluang untuk bersaing di papan atas.
Dalam wawancaranya dengan Sky Sports, Mbeumo mengaku senang bisa berkontribusi dan menikmati atmosfer di Old Trafford.
Ia menyebut kemenangan lebih penting daripada jumlah gol yang dicetak meski tetap bangga dengan brace-nya.
Mbeumo mengakui adaptasinya di klub baru tidak mudah, tetapi ia merasa mulai menemukan ritme permainan bersama rekan setimnya.
Ia menilai kerja keras dan kebersamaan tim menjadi faktor utama dalam performa positif mereka belakangan ini.
Mbeumo menegaskan ambisinya bersama United untuk terus berjuang di posisi teratas klasemen musim ini.
Pelatih Ruben Amorim juga memberikan pujian kepada anak asuhnya atas performa solid meski sempat tertekan di akhir laga.
Menurut Amorim, tim bermain seimbang antara penguasaan bola dan pertahanan yang disiplin ketika dibutuhkan.
Ia mengakui Brighton memiliki kualitas tinggi, tetapi memuji respons timnya terhadap tekanan dan momen sulit.
Amorim menilai kemampuan tim dalam mengelola momentum kini semakin baik dibandingkan awal musim.
Dari sisi Brighton, pelatih Fabian Hurzeler mengaku kecewa dengan kesalahan individu di babak pertama yang berakibat fatal.
Namun ia tetap mengapresiasi semangat juang dan mentalitas pemainnya yang tidak menyerah hingga peluit akhir.
Hurzeler menegaskan pentingnya memperbaiki eksekusi dan fokus dalam latihan agar timnya bisa tampil lebih konsisten ke depannya. (samt)
Editor : ALengkong