Jagosatu.com - Mantan penyerang Arsenal dan timnas Inggris, Ian Wright, membela Jude Bellingham setelah komentar terbaru Thomas Tuchel.
Wright menilai media yang menyebabkan munculnya ketegangan antara Bellingham dan pelatih Inggris tersebut.
Tuchel sejak awal tidak segan mengkritik perilaku Bellingham di lapangan.
Pelatih asal Jerman itu pernah menyebut perilaku Bellingham “menjijikkan” sebelum kemudian menarik kembali pernyataannya.
Selain itu, Tuchel sempat meninggalkan Bellingham di luar skuad Inggris pada pertandingan Oktober lalu.
Bellingham kemudian kembali dipanggil bulan ini dan menjadi starter melawan Albania.
Pemain Real Madrid itu menerima penghargaan Player of the Match dalam kemenangan 2-0 timnas Inggris.
Meski begitu, Tuchel tidak senang dengan reaksi Bellingham saat digantikan di babak kedua.
Pelatih Inggris itu menekankan bahwa Bellingham harus “menerima dan menghormati” keputusan yang dibuatnya.
Wright menilai media sengaja membuat masalah antara pemain dan pelatih menjadi besar.
Di akun Instagramnya, Wright menulis bahwa media menciptakan “ketegangan” karena tidak ada hal lain untuk dibahas menjelang Piala Dunia.
Wright juga menyebut media tidak bisa mempengaruhi karier Bellingham seperti yang mereka lakukan pada pemain lain.
Ia memuji Bellingham sebagai sosok muda yang penuh bakat dan cinta.
Tuchel menegaskan ia tidak ingin memperbesar reaksi Bellingham terhadap pergantian pemain.
Komentar Tuchel seharusnya tidak dijadikan isu besar oleh publik atau media.
Dengan Inggris sudah memastikan tempat di Piala Dunia tahun depan, Tuchel memiliki waktu empat bulan untuk merencanakan skuadnya.
Skuad Inggris akan berkumpul kembali pada bulan Maret mendatang untuk persiapan lanjutan.
Wright berharap fokus tetap pada prestasi Bellingham di lapangan, bukan kontroversi media.
Situasi ini menunjukkan tekanan yang sering dihadapi pemain muda berbakat di tim nasional.
Dengan dukungan seperti Wright, Bellingham diharapkan tetap fokus pada performanya dan mengabaikan isu yang diciptakan media. (samt)
Editor : ALengkong