Jagosatu.com - Estevao tampil lebih menonjol daripada Lamine Yamal saat Chelsea mengalahkan Barcelona 3-0 di Liga Champions.
Enzo Maresca kemudian membandingkan kedua pemain muda itu dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Gol Estevao tercipta melalui aksi individu dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan keras ke gawang.
Pada usia 18 tahun 215 hari, Estevao menjadi remaja ketiga yang mencetak gol dalam tiga starter pertamanya di Liga Champions.
Ia mengikuti jejak Kylian Mbappe dan Erling Haaland yang sebelumnya memegang rekor tersebut.
Estevao juga menciptakan tiga peluang terbaik dalam pertandingan tersebut.
Ia melakukan lima dribel yang menjadi jumlah tertinggi bersama Pedro Neto di kubu Chelsea.
Sementara itu, Lamine Yamal melakukan dua kali lebih banyak percobaan dribel untuk Barcelona.
Namun pengaruh Yamal berkurang setelah Ronald Araujo mendapat kartu merah.
Yamal akhirnya ditarik keluar pada menit-menit akhir pertandingan oleh pelatihnya.
Maresca berbicara kepada BeIN Sports dan memuji potensi besar kedua pemain muda tersebut.
Ia mengatakan Estevao dan Yamal bisa menjadi penerus Messi dan Ronaldo dalam 10 hingga 15 tahun ke depan.
Menurut Maresca, keduanya masih sangat muda dan harus menikmati proses perkembangan mereka.
Ia menekankan pentingnya bagi mereka untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan setiap hari.
Maresca mengingat gol Estevao yang mirip dengan golnya saat melawan Chelsea bersama Palmeiras di Piala Dunia Antarklub.
Ia melihat kemiripan gerakan yang dilakukan Estevao dalam dua gol tersebut.
Maresca menilai Estevao harus tetap tenang dan menikmati permainannya tanpa tekanan berlebih.
Ia juga mengingatkan bahwa membandingkan mereka dengan Ronaldo dan Messi bisa memberi tekanan besar.
Menurutnya, kedua pemain yang masih 18 tahun itu harus berlatih dengan bahagia tanpa ekspektasi berlebihan.
Maresca berharap mereka fokus pada kebahagiaan bermain dibandingkan terbebani oleh perbandingan.(samt)
Editor : ALengkong