Jagosatu.com - Los Angeles Clippers sedang jadi sorotan karena terpuruk di NBA dengan rekor 5 menang dan 15 kalah.
Musim ini Clippers sebenarnya punya banyak pemain bintang tetapi hasil di lapangan jauh dari harapan.
Menurut Heavy.com performa buruk terjadi karena rotasi pemain tidak stabil akibat banyak pemain cedera yang membuat pelatih kesulitan menentukan susunan terbaik.
Dilansir dari MavsMoneyBall pertandingan terakhir berakhir dengan kekalahan 114 sampai 110 dari Dallas Mavericks meskipun Kawhi Leonard mencetak 30 poin dan James Harden mencetak 29 poin dan 11 assist.
Kekalahan itu membuat fans semakin bingung karena pemain utama tampil bagus tetapi tim tetap gagal menang.
Masalah chemistry atau kerja sama tim terlihat jelas karena sering terjadi miskomunikasi saat bertahan maupun menyerang.
Menurut CBS Sports Ivica Zubac sebenarnya tampil cukup solid dengan mencatat double double tetapi kontribusi individu tidak cukup mengangkat tim.
John Collins juga mencetak 21 poin yang menjadi perolehan tertinggi dirinya musim ini namun Clippers tetap belum bisa mengunci kemenangan penting.
Baca Juga: Dončić & Reaves Hancurkan Mavericks — Davis ‘Pulang Kampung’ Tapi Tetap Kalah!
James Harden yang terkenal sebagai playmaker memang menambah assist dan mencetak poin tinggi tetapi pola permainannya belum cocok sepenuhnya dengan gaya tim.
Kawhi Leonard yang biasa jadi tumpuan di momen penting terlihat bekerja keras namun sendirian tidak bisa mendorong tim ke arah kemenangan.
Banyak analis percaya Clippers terlalu bergantung pada kemampuan individu tiap pemain bukan pada sistem permainan yang lebih kolektif.
Di sisi pertahanan Clippers sering kebobolan poin krusial pada kuarter akhir sehingga sulit mengejar ketertinggalan.
Kesalahan turnover semakin memperparah keadaan karena lawan mudah memanfaatkan kelengahan mereka.
Menurut Heavy.com absennya Bogdan Bogdanovic karena cedera membuat rotasi bangku cadangan kehilangan power sehingga intensitas permainan menurun.
Dilansir dari SportSpyder tekanan terhadap manajemen semakin besar karena fans mulai mempertanyakan arah tim musim ini.
Sebagian fans berharap manajemen melakukan trade agar ada pemain baru yang lebih sesuai kebutuhan tim.
Sebagian lainnya ingin pelatih memberikan menit bermain lebih banyak kepada pemain muda untuk mencari energi baru.
Pertandingan menghadapi Miami Heat nanti dipandang sebagai ujian penting karena kemenangan bisa membangun momentum psikologis.
Kalau kalah lagi motivasi tim bisa semakin drop dan peluang ke playoff makin berat.
Walaupun musim masih panjang tren permainan harus segera berubah kalau Clippers ingin kembali bersaing di papan atas NBA.
Semua pihak berharap Clippers bangkit karena materi pemain sebenarnya sangat kuat dan hanya perlu menemukan ritme permainan yang tepat untuk kembali dipercaya para fans. (KT)
Editor : ALengkong