Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Yamal Tolak Label The Next Messi Bintang Muda Barcelona Pilih Jalan dan Identitasnya Sendiri

Toar Rotulung • 2025-12-02 20:59:57

Lamine Yamal.  (Barcelona)
Lamine Yamal. (Barcelona)

JAGOSATU.COM - Winger muda Barcelona, Lamine Yamal, kembali menarik perhatian setelah memberikan pernyataan tegas mengenai masa depannya. Pemain berusia 18 tahun itu menolak anggapan bahwa dirinya adalah penerus Lionel Messi, legenda terbesar dalam sejarah Blaugrana. Yamal menegaskan bahwa dirinya ingin membangun jalur karier sendiri tanpa harus hidup dalam bayang-bayang megabintang yang telah menorehkan delapan Ballon d’Or tersebut.

Perbandingan antara Yamal dan Messi bukanlah hal baru. Keduanya sama-sama lahir dari akademi La Masia, menembus tim utama di usia yang sangat muda, dan beroperasi sebagai winger kanan. Selain itu, gaya permainan Yamal yang penuh kreativitas, kemampuan menggiring bola, serta kecepatan dalam duel satu lawan satu membuat publik sering melihat bayangan Messi dalam dirinya. Ditambah lagi, Lionel Messi baru saja membantu Inter Miami mencapai final Piala MLS, membuat namanya kembali relevan dalam setiap percakapan tentang pewarisnya.

Namun, Yamal secara lugas menolak label tersebut saat berbicara dalam acara CBS 60 Minutes. “Saya tahu pertanyaan itu akan selalu muncul,” ujarnya ketika menanggapi perbandingan dirinya dengan Messi. “Saya menghormati apa yang telah Messi lakukan untuk Barcelona dan sepak bola. Jika kami bertemu di lapangan, itu akan menjadi rasa saling menghormati, karena bagi saya, ia adalah yang terbaik dalam sejarah.”

Ia melanjutkan, “Kami berdua tahu saya tidak ingin menjadi Messi, dan saya yakin Messi juga tidak ingin ada orang yang mencoba menjadi dirinya. Saya ingin mengikuti jalan saya sendiri.” Yamal juga menegaskan bahwa ia tidak memiliki ambisi untuk meniru gaya bermain Messi ataupun mengenakan nomor punggung 10 yang menjadi simbol kejayaan legenda Argentina itu.

Menariknya, Yamal justru menyebut nama lain sebagai inspirasinya: Luka Modric. Menurut Yamal, gelandang Real Madrid itu punya kecerdikan yang membuatnya kagum. “Itu terlihat lebih menarik daripada sekadar menggiring bola. Umpan-umpannya sangat cerdik,” ungkapnya. Pernyataan ini sekaligus menunjukkan bahwa idola seorang pemain tidak selalu harus berasal dari klub yang sama atau memiliki posisi yang sama.

Hingga kini, Yamal dan Messi memang belum pernah saling berhadapan di lapangan. Namun, peluang keduanya bertemu sangat terbuka pada gelaran Piala Dunia musim panas mendatang. Spanyol dan Argentina sama-sama telah memastikan tiket ke turnamen tersebut, dan duel generasi—antara legenda yang masih aktif dan calon bintang masa depan—bisa saja terjadi.

Yamal menyatakan bahwa fokusnya saat ini adalah berkembang, menjaga konsistensi, dan memberikan kontribusi lebih besar untuk Barcelona serta tim nasional Spanyol. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya mampu menciptakan identitas, prestasi, dan perjalanan karier yang tidak kalah berharga—bukan sebagai “Messi baru”, melainkan sebagai Lamine Yamal.

Editor : Toar Rotulung
#Lionel Messi #Barcelona #lamine yamal