Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhiri Paceklik Gelar Bulu Tangkis

Pratama Karamoy • Senin, 18 Mei 2026 | 17:07 WIB
KEMBALI RAMAIKAN PERSAINGAN: Leo Carnando (kanan) dan Daniel Marthin memamerkan trofi Thailand Open kemarin (17/5).
KEMBALI RAMAIKAN PERSAINGAN: Leo Carnando (kanan) dan Daniel Marthin memamerkan trofi Thailand Open kemarin (17/5).

 

BANGKOK – Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mengakhiri paceklik gelar tim bulu tangkis dalam beberapa bulan terakhir. Mereka berhasil merebut gelar juara Thailand Open 2026, setelah menundukkan unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, kemarin (17/5). Pada partai final yang digelar di Nimibutr Stadium, Bangkok, itu, Leo/Daniel menang dua gim langsung dengan skor 21-12, 25-23.

Kemenangan tersebut menjadi penegasan kebangkitan Leo/Daniel setelah kembali dipasangkan. Sepanjang laga, keduanya tampil agresif dan mampu mengontrol permainan. Pada gim pertama, pasangan Indonesia langsung menekan pertahanan lawan. Serangan cepat dan permainan depan net yang rapat membuat Satwik/Chirag kesulitan mengembangkan pola permainan.

Leo/Daniel bahkan sempat unggul jauh sebelum akhirnya menutup gim pembuka dengan skor meyakinkan 21-12. Dominasi mereka terlihat dari minimnya kesempatan lawan melakukan reli panjang.

Memasuki gim kedua, pertandingan berjalan lebih ketat. Pasangan India mulai mampu keluar dari tekanan dan memberikan perlawanan sengit dalam perebutan poin. Kejar-mengejar angka tidak terhindarkan hingga memasuki poin kritis. Namun, Leo/Daniel tetap tenang dan berani mengambil risiko dalam momen-momen penentuan.

Usai laga, Daniel Marthin bersyukur bisa kembali meraih gelar bersama Leo. Dia menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan banyak pihak di belakang tim. "Puji Tuhan kami bersyukur bisa juara di sini. Ini juga berkat support dan dukungan teman-teman terdekat kami dan juga orang-orang terdekat kami," ujar Daniel.

Daniel menambahkan, peran pelatih, dokter, hingga fisioterapi sangat membantu proses mereka sepanjang turnamen berlangsung. Dia juga berterima kasih kepada Leo yang kembali menjadi partnernya di lapangan.

Baca Juga: Abaikan Peringatan Donald Trump, Taiwan Tegaskan Negara Merdeka

Menurut Daniel, perbedaan terbesar dibanding pertemuan sebelumnya melawan pasangan India itu adalah keberanian bermain menyerang sejak awal laga. "Dibandingkan sebelumnya lawan mereka, kami lebih berani hari ini (kemarin, Red). Lebih banyak menekan. Atmosfer di final juga berbeda jadi kami coba memanfaatkan itu," tegasnya.

Leo menambahkan, fokus menjadi perhatian utama sebelum pertandingan dimulai. Dia tidak ingin lawan mengambil inisiatif lebih dulu. "Kami benar-benar menyiapkan fokus sebelum pertandingan tadi dan kami tidak boleh start duluan," ucap Leo. Dia dan Daniel juga berusaha lebih siap menghadapi tekanan di poin-poin akhir. "Saat adu setting itu kami lebih berani ambil risiko dan jaga komunikasi sama Daniel karena kondisi lapangan begini tidak ada reli panjang," tutur Leo. (fiq/bas)

Editor : Pratama Karamoy
#Thailand Open 2026 #Badminton #Olahraga