MADRID – Laga melawan Athletic Bilbao di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, kemarin (24/5) menjadi malam penuh emosi bagi Dani Carvajal. Pemain terakhir dari generasi emas Real Madrid yang meraih enam gelar Liga Champions itu menjalani laga terakhirnya bersama klub berjuluk Los Merengues tersebut.
Atmosfer perpisahan terasa sebelum laga pada pekan pamungkas LALIGA 2025–2026 itu dimulai. Di tribun selatan, terbentang koreografi raksasa bergambar Carvajal kecil bersama Alfredo Di Stefano disertai tulisan El sueno de un nino. El triunfo de una leyenda (Mimpi seorang anak, kemenangan seorang legenda).
Memasuki menit ke-12, Carvajal ikut membuka kemenangan 4-2 Real lewat umpan gol untuk striker Gonzalo Garcia. Setelah gol tercipta, para pemain Los Merengues langsung berlari memeluk sang kapten di tengah sorakan Carvajal, te quiero (Carvajal, aku mencintaimu) dari tribun.
Momen paling emosional terjadi pada menit ke-82 ketika Carvajal ditarik keluar. Pemain Athletic Bilbao ikut membentuk guard of honour saat dia meninggalkan lapangan. Bek 34 tahun itu memeluk satu per satu rekan setimnya sebelum menyerahkan ban kapten kepada Federico Valverde.
Baca Juga: Timnas Iran Pindah Homebase Piala Dunia ke Meksiko
"Terima kasih banyak, Madridistas," ujar Carvajal dengan suara bergetar saat seremoni setelah pertandingan dikutip dari Marca. "Aku hanya ingin kalian mengingatku dengan bangga karena telah memberikan segalanya untuk seragam ini," imbuhnya. (ka/dns)
Editor : Pratama Karamoy