Jagosatu.com - Club América kembali mencetak sejarah luar biasa.
Las Águilas sukses menahan imbang Monterrey 1-1 di leg kedua final Liga MX Apertura 2024.
Hasil tersebut mengunci kemenangan agregat 3-2 untuk Club América.
Ini menjadi gelar Liga MX ketiga berturut-turut yang diraih Club América sejak memenangkan Apertura 2023 dan Clausura 2024.
Prestasi ini menjadikan mereka tim pertama yang berhasil meraih tiga gelar berturut-turut sejak Liga MX mengadopsi format turnamen pendek pada tahun 1996.
Pertandingan berlangsung sengit di Estadio BBVA Bancomer, kandang Monterrey.
Memimpin agregat 2-1 sejak leg pertama, América tampil percaya diri dengan strategi menyerang.
Richard Sánchez menjadi pahlawan dengan gol jarak jauhnya di menit ke-24, yang memperlebar keunggulan agregat menjadi 3-1.
Monterrey mencoba bangkit dan mencetak gol melalui Johan Rojas di menit ke-85.
Namun, usaha tersebut tak cukup untuk menyamakan agregat, sehingga América keluar sebagai juara.
Kemenangan ini semakin memperkuat dominasi Club América di Liga MX dengan total 16 gelar juara.
Pencapaian ini juga memperbesar jarak dengan rival mereka, Guadalajara, yang memiliki 12 gelar.
Di bawah pelatih André Jardine, América terus menunjukkan superioritas.
Jardine berhasil memenangkan tiga gelar berturut-turut sejak bergabung pada tahun 2023.
Beberapa pemain kunci seperti Luis Malagón, Álvaro Fidalgo, dan Henry Martín juga memberikan kontribusi besar dalam kesuksesan ini.
América kini resmi menjadi tim tersukses dalam sejarah Liga MX.
Ke depannya, mereka akan menghadapi tantangan baru di Concacaf Champions Cup, Leagues Cup, dan Campeones Cup.
Monterrey, meski kalah, juga akan berlaga di kompetisi internasional seperti FIFA Club World Cup.
Namun, malam ini adalah milik Club América.
Mereka sekali lagi membuktikan mengapa mereka layak disebut tim terbaik dalam sejarah sepak bola Meksiko.
Club América, raja Liga MX, terus mencetak sejarah dan memukau dunia sepak bola.