JAGOSATU.COM - Kabar kurang menggembirakan datang dari bintang tim nasional Brasil, Neymar, yang dipastikan absen membela klubnya, Santos FC, dalam waktu dekat. Penyerang berusia 33 tahun itu dinyatakan positif COVID-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri, menurut pernyataan resmi klub yang dikutip sejumlah media Brasil pada Minggu (8/6).
Gejala awal mulai dirasakan Neymar sejak Kamis lalu, dan ia langsung dikeluarkan dari semua aktivitas tim untuk menjalani pemeriksaan medis. Hasil tes yang keluar kemudian menunjukkan bahwa sang pemain terinfeksi virus SARS-CoV-2.
Pihak Santos belum merinci berapa lama Neymar akan absen. Namun yang jelas, ia sudah dipastikan tidak akan tampil dalam laga menghadapi Fortaleza pada Kamis mendatang. Selain karena sakit, Neymar juga menjalani hukuman larangan bermain yang telah dijatuhkan sebelumnya, membuat laga tersebut secara resmi menjadi momen absen ganda baginya.
Pertandingan melawan Fortaleza sendiri menjadi laga terakhir bagi Santos sebelum Liga Brasil diliburkan sementara untuk memberi ruang bagi perhelatan Piala Dunia Antarklub 2025 yang akan digelar di Amerika Serikat mulai 14 Juni hingga 13 Juli.
Kondisi ini memperburuk situasi Neymar di klub. Sejak kembali ke Santos, kontribusi mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain itu memang tergolong terbatas. Ia baru tampil dalam 12 pertandingan di semua kompetisi musim ini, dengan torehan tiga gol dan tiga assist. Cedera yang kerap kambuh membuatnya lebih banyak menghuni ruang perawatan daripada bermain di lapangan.
Lebih jauh, masa depan Neymar di Santos masih belum jelas. Kontraknya akan segera berakhir pada 30 Juni mendatang, dan hingga kini belum ada kepastian mengenai perpanjangan atau potensi kepindahannya. Kabar mengenai kemungkinan dirinya kembali ke klub luar negeri sempat beredar, tetapi belum ada konfirmasi resmi.
Dengan kondisi kesehatan yang belum stabil, larangan bermain yang belum tuntas, dan status kontrak yang menggantung, Neymar tengah menjalani masa yang tak mudah di penghujung musim ini. Pendukung Santos tentu berharap situasi ini segera menemui kejelasan, mengingat status Neymar sebagai ikon yang sangat dinantikan kontribusinya di lapangan.
Editor : Toar Rotulung