Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Kekhawatiran Panas Memaksa FIFA Pikirkan Ulang Jadwal World Cup

ALengkong • 2025-07-21 08:55:33
Cuaca Panas saat Club World Cup 2025
Cuaca Panas saat Club World Cup 2025

Jagosatu.com - Para ilmuwan memperingatkan bahwa gelombang panas ekstrem bisa membahayakan pemain dan penonton di Piala Dunia 2026.

Selama Club World Cup 2025 di Amerika Serikat, suhu mencapai puncak luar biasa hingga 40 °C, menimbulkan keluhan dari pemain dan staf tim.

FIFA pun segera menerapkan jeda pendingin tambahan dan pengaturan suhu lapangan pada acara tersebut.

Studi dari Queen’s University Belfast menyebutkan bahwa 14 dari 16 kota penyelenggara potensial menghadapi suhu di atas ambang aman WBGT pada siang hari.

FIFPRO—wadah serikat pemain internasional—mengritik bahwa saat ini belum ada dialog mendalam mengenai keselamatan pemain dalam jadwal turnamen.

Mereka mendesak perubahan pola kickoff ke pagi atau malam, serta penggunaan teknologi pendingin di stadion terbuka.

Protokol FIFA kini menetapkan satu jeda pendingin setiap paruh waktu saat WBGT melewati 32 °C, meski standar ini dianggap terlalu tinggi.

Sebagai pembanding, liga-liga seperti MLS menggunakan ambang suhu WBGT 29 °C sebagai batas aman.

Pakar kesehatan fisik menyebut suhu inti tubuh pemain bisa meningkat tajam, mempengaruhi konsentrasi, kordinasi, dan risiko dehidrasi atau heatstroke.

Meski beberapa stadion seperti di Atlanta dan Dallas dilengkapi atap dan AC, kota lain seperti Miami dan Monterrey tetap terbuka dan sangat rentan terhadap panas ekstrem.

Riset juga menunjukkan bahwa pukul 14.00–17.00 merupakan rentang paling berisiko untuk kesehatan pemain dan penonton.

FIFA telah mengakui masalah ini dan menyatakan bahwa stadion beratap akan diprioritaskan untuk jadwal siang.

Namun logistik jadwal dan kontrak hak siar membuat perubahan besar seperti memindahkan ke malam hari sulit untuk diterapkan.

Dengan format Piala Dunia 2026 melibatkan 48 tim dan 104 pertandingan hanya dalam 39 hari, kompleksitas pengaturan semakin tinggi.

Selain panas, cuaca ekstrem seperti hujan deras dan badai petir juga menambah tantangan operasional selama turnamen musim panas.

Para peneliti memperingatkan bahwa bagaimanapun, tanpa perubahan signifikan dalam jadwal dan protokol, risiko cedera serius atau bahkan tragedi bisa terjadi.

Mereka menekankan bahwa perubahan ini bukan sekadar soal performa, tapi kewajiban menjaga keselamatan setiap manusia di lapangan.

Perdebatan ini mengingatkan perubahan Piala Dunia 2022 di Qatar yang dipindahkan ke musim dingin demi alasan kesehatan.

FIFA kini berada di titik kritis: mempertahankan tradisi atau berani adaptasi demi masa depan sepak bola global.

— anl

Editor : ALengkong
#WBGT #FIFPRO #FIFA 2026 #Gelombang Panas