JAGOSATU.COM - Debut Tijjani Reijnders di Premier League bersama Manchester City langsung menjadi sorotan besar. Gelandang asal Belanda itu tampil menawan saat The Citizens menumbangkan Wolverhampton Wanderers pada laga Minggu (17/8).
Dalam pertandingan tersebut, Reijnders berperan vital dalam terciptanya tiga gol sekaligus, menjadikannya sebagai motor serangan utama tim asuhan Pep Guardiola.
Sejak menit awal, pemain berusia 26 tahun itu menunjukkan visi permainan yang matang. Ia membuka kontribusinya dengan terlibat dalam gol pertama yang dicetak Erling Haaland.
Tidak berhenti di situ, Reijnders juga menorehkan gol indah lewat penyelesaian klinis yang menggandakan keunggulan City.
Aksi gemilangnya berlanjut di babak kedua ketika ia mengirim umpan matang untuk Haaland yang kembali mencetak gol. Sebuah debut yang disebut banyak pihak sebagai penampilan sempurna di tanah Inggris.
Padahal, sebelum laga dimulai, keraguan sempat disuarakan oleh Jamie Redknapp, pundit Sky Sports.
Menurut mantan gelandang Liverpool itu, Manchester City terlihat kurang siap dibandingkan rivalnya, Liverpool dan Arsenal. Ia juga menilai butuh waktu bagi rekrutan anyar City untuk menyatu dengan sistem Guardiola.
“Banyak pemain baru datang, biasanya mereka butuh waktu untuk beradaptasi,” ujar Redknapp sebelum kick-off.
Namun, prediksi tersebut seakan terbantahkan langsung di lapangan. Bukan hanya Reijnders, pemain baru City lainnya juga tampil impresif. Bek kiri Rayan Ait-Nouri menjaga lini pertahanan tetap solid sekaligus membantu tim mencatatkan clean sheet melawan mantan klubnya.
Rayan Cherki pun mencetak gol setelah masuk dari bangku cadangan, sementara kiper James Trafford menuai pujian atas ketenangan dan kendalinya di bawah mistar.
Salah satu faktor yang mempercepat adaptasi mereka adalah pengalaman bersama di Piala Dunia Antarklub beberapa waktu lalu. Meski saat itu City tersingkir mengejutkan dari Al-Hilal, turnamen tersebut menjadi ajang berharga bagi pemain baru untuk memahami filosofi Guardiola serta membangun chemistry dengan rekan setim.
Kemenangan meyakinkan atas Wolves ini bukan hanya mematahkan keraguan Redknapp, tetapi juga mengirim pesan kuat bahwa Manchester City tetap menjadi pesaing utama perebutan gelar Premier League musim ini.
Jika konsistensi seperti ini terus terjaga, bukan tidak mungkin Reijnders dan kawan-kawan akan mengantar City kembali berada di puncak klasemen pada akhir musim.
Editor : Toar Rotulung