Jagosatu.com - Salah satu raksasa sepakbola Asia, Jepang, melontarkan niat untuk keluar dari Konfederasi Sepakbola Asia (AFC). Negeri Matahari Terbit itu, yang sudah menyegel satu tiket ke Piala Dunia 2026 mengutarakan rencana tersebut setelah melihat terlalu banyak konspirasi yang dilakukan AFC selama ini.
Jepang merasa sudah tidak sevisi lagi dengan para petinggi AFC yang korup dan lebih sering menguntungkan negara-negara teluk di turnamen antar negara maupun Liga Champions Asia yang melibatkan klub-klub anggota AFC.
Asosiasi Sepakbola Jepang (JFA) tidak melihat niat baik mengembangkan sportivitas yang dilakukan para petinggi AFC saat ini. Presiden AFC, Syeik Salman bin Ibrahim Al-Khalifa asal Bahrain acap kali memberi keuntungan bagi negara kawasan Timur Tengah dalam setiap event yang dinaungi AFC.
Salah satu kasus yang disentil JFA adalah penunjukkan Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah Babak Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia Ronde 4.
JFA menilai, banyak kejanggalan yang terjadi pada Grup B yang dihuni tuan rumah Arab Saudi, Irak dan Indonesia. Begitu pun perlakuan tuan rumah Qatar di Grup A terhadap dua kompetitornya, Uni Emirat Arab dan Oman. Pada ujungnya, Arab Saudi dan Qatar yang keluar sebagai juara grup dan lolos langsung ke Piala Dunia 2026.
Dalam rilis, JFA menyebut, akan mengakampanyekan rencana mereka itu kepada negara negara anggota AFC yang merasa selalu dirugikan oleh petinggi AFC.
Indonesia dan Irak sudah merespon untuk bergabung dengan Jepang apabila berinisiatif membentuk konfederasi baru. Jepang sudah menyiapkan nama yaitu Konfederasi Asia Timur. Korea Selatan juga akan diajak bergabung serta bersama sejumlah negara dari daratan Tiongkok.
Meski mewujudkan itu tidak mudah, JFA optimis pasca Piala Dunia 2026, semua rencana itu akan diwujudkan, apalagi sudah lebih dari 8 negara menyatakan mendukung dan siap bergabung. Indoesia dan Irak paling antusias, setelah kegagalan dua negara ini di Kualifikasi Ronde 4.
PSSI, induk organisasi sepakbola Indonesia belum memberi pernyataan resmi. Tapi Ketua Umum PSSI Erick Thohir sempat memberi sinyal akan keluar dari AFC apabila Syeik Salam bin Ibrahim Al-Khalafia tidak merespon sederet protes Garuda atas ketimpangan pertandingan kontra Arab Saudi dan Irak di ronde 4.
FIFA belum memberi reaksi atas rencana yang digagas Jepang itu. Akan tetapi induk organisasi sepakbola dunia tersebut tidak memiliki otoritas atas AFC dan apalagi membendung niat anggotanya untuk membentuk Konfederasi baru bernama Konfederasi Asia Timur.(ril/jg1)