Jagosatu.com – Dunia NBA kembali dikejutkan oleh penampilan luar biasa dari rookie Charlotte Hornets, Kon Knueppel, yang sukses memecahkan rekor 3-poin terbanyak dalam delapan pertandingan pertamanya musim ini.
Pemain muda berusia 20 tahun ini menembakkan 25 kali 3-poin yang masuk, menjadikannya rookie dengan catatan tercepat dalam sejarah sejak era garis 3-poin dimulai.
Menurut laporan resmi NBA.com, Knueppel menunjukkan efisiensi luar biasa dengan persentase tembakan 3-poin yang menembus 40 persen.
Dilansir dari NBA.com, pencapaian ini bahkan melampaui torehan awal beberapa legenda NBA yang dikenal sebagai penembak jitu.
Knueppel bukan hanya sekadar shooter, tapi juga punya IQ basket tinggi yang membuatnya cepat beradaptasi dengan sistem permainan Hornets.
Pelatih kepala Charlotte Hornets memuji kemampuan Knueppel dalam membaca ruang dan menempatkan diri di posisi ideal untuk menembak.
Hal ini membuat banyak analis menilai bahwa Knueppel bisa jadi salah satu pesaing serius dalam perburuan penghargaan Rookie of the Year.
Menurut artikel Kia Rookie Ladder terbaru, Knueppel saat ini menempati posisi ke-4 dalam daftar rookie terbaik musim 2025-26.
Baca Juga: Alasan Kenapa Thunder Bisa Mulai 8-0 — Rahasia yang Tidak Pernah Dibahas!
Ia hanya kalah dari VJ Edgecombe, Cedric Coward, dan Cooper Flagg yang saat ini mengisi tiga besar.
Meski begitu, tren performa Knueppel menunjukkan peningkatan yang stabil dari pertandingan ke pertandingan.
Knueppel juga dikenal dengan etos kerja yang luar biasa, sering terlihat datang lebih awal untuk latihan menembak sebelum tim lain berkumpul.
Dalam wawancara pasca-pertandingan, Knueppel mengatakan bahwa ia hanya fokus pada peningkatan diri dan membantu tim menang, bukan sekadar mengejar gelar individu.
Gaya bermainnya yang mengandalkan tembakan jarak jauh dan kemampuan spacing dianggap sangat cocok dengan sistem ofensif Hornets.
Analis ESPN bahkan menyebut Knueppel sebagai “penembak yang punya mental veteran dalam tubuh seorang rookie.”
Beberapa penggemar Hornets mulai menyebutnya sebagai “The Silent Sniper” karena gaya bermainnya yang tenang namun mematikan.
Selain kemampuan menembak, Knueppel juga berkontribusi di sisi pertahanan dengan rata-rata hampir satu steal per game.
Catatan ini menegaskan bahwa ia bukan sekadar spesialis serangan, tapi pemain lengkap yang bisa diandalkan di dua sisi lapangan.
Jika performa ini terus berlanjut, Knueppel berpeluang besar naik ke posisi tiga besar Rookie Ladder dalam beberapa minggu mendatang.
Banyak pengamat percaya, jika Charlotte Hornets bisa menjaga konsistensi tim, Knueppel bisa jadi “pencuri gelar” yang tidak disangka-sangka.
Perjalanan rookie ini baru dimulai, tapi sinar Kon Knueppel sudah mulai menyilaukan NBA. (KT)
Editor : ALengkong