Jagosatu.com - Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengaku terkejut dengan tindakan Lamine Yamal yang menjalani prosedur medis tanpa sepengetahuan tim nasional.
Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) mengumumkan bahwa Yamal telah ditarik dari skuad menjelang pertandingan melawan Georgia dan Turki.
Keputusan tersebut diambil setelah sang pemain menjalani prosedur terhadap cedera di area pangkal paha dan pubis yang telah mengganggunya sepanjang musim.
Barcelona sebelumnya melaporkan bahwa Yamal memang tengah berjuang untuk pulih dari masalah kebugaran yang berkepanjangan.
Namun, pelatih Spanyol tidak diberitahu mengenai tindakan medis yang dilakukan pemain muda tersebut.
RFEF menegaskan bahwa prosedur itu dilakukan tanpa koordinasi dengan staf medis tim nasional.
Hal ini menimbulkan kebingungan dan kejutan di kalangan staf pelatih Spanyol.
Luis de la Fuente menyampaikan keterkejutannya dalam wawancara dengan radio RNE.
Menurutnya, kejadian seperti ini belum pernah ia alami selama kariernya sebagai pelatih.
Ia menilai bahwa situasi tersebut tidak lazim terjadi dalam konteks kerja sama antara klub dan tim nasional.
De la Fuente menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka terkait kondisi kesehatan pemain.
Ia menambahkan bahwa ketidaktahuan tentang detail medis membuat pihaknya sulit mengambil keputusan terbaik.
Pelatih berusia 63 tahun itu mengaku hanya bisa menerima keadaan yang sudah terjadi.
Meski kecewa, ia tetap menghormati keputusan klub dan tim medis yang menangani Yamal.
De la Fuente menilai bahwa koordinasi semacam ini seharusnya bisa dihindari di masa depan.
Ia juga berharap situasi ini tidak memengaruhi hubungan baik antara RFEF dan Barcelona.
Absennya Yamal tentu menjadi pukulan bagi Spanyol menjelang dua laga penting kualifikasi.
Untuk mengisi kekosongan tersebut, De la Fuente memanggil pemain Rayo Vallecano, Jorge de Frutos.
Spanyol kini membutuhkan empat poin dari dua laga terakhir untuk memastikan tiket ke Piala Dunia tahun depan.
Kabar ini menambah perhatian publik terhadap kondisi Lamine Yamal yang baru berusia 18 tahun namun sudah menjadi andalan di klub dan tim nasional. (samt)
Editor : ALengkong