JAGOSATU.COM - Arsenal sedang memasuki periode yang tidak ideal meski tengah memimpin klasemen Liga Inggris. Dua pilar lini belakang, Gabriel Magalhaes dan Riccardo Calafiori, mengalami cedera saat memperkuat negara masing-masing. Situasi ini membuat manajer Mikel Arteta menghadapi tantangan besar menjelang rangkaian pertandingan penting setelah jeda internasional.
Riccardo Calafiori menjadi nama pertama yang membuat Arsenal waspada. Bek kiri serbabisa itu harus meninggalkan pemusatan latihan timnas Italia jelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Norwegia.
Pelatih Gennaro Gattuso memang tidak menjelaskan secara rinci jenis cedera yang dialami Calafiori, namun laporan awal menyebutkan bahwa kondisinya tidak terlalu parah. Meski demikian, Arsenal tetap harus berhati-hati mengingat Calafiori merupakan bagian penting dari struktur pertahanan mereka musim ini.
Situasi menjadi lebih mengkhawatirkan ketika kabar tentang cedera Gabriel Magalhaes muncul. Berdasarkan laporan Fabrizio Romano, kondisi bek asal Brasil itu kemungkinan lebih serius dibanding Calafiori. Gabriel tampil sebagai starter dalam laga persahabatan Brasil kontra Senegal di Stadion Emirates — ironisnya, di markas klubnya sendiri ia justru terjatuh dan terlihat kesakitan.
Saat Brasil unggul dua gol di babak kedua, Gabriel memegangi pangkal pahanya dan langsung meminta tim medis untuk menariknya keluar. Ia akhirnya digantikan Wesley Franca pada menit ke-64. Bagi para pendukung Arsenal, momen itu menjadi pukulan besar mengingat Gabriel adalah salah satu pemain paling konsisten di skuad Arteta.
Cedera dua bek utama ini datang pada waktu yang sangat tidak ideal. Arsenal akan menjalani rentetan laga berat setelah jeda internasional November, dimulai dengan Derbi London Utara melawan Tottenham Hotspur.
Laga panas tersebut selalu menuntut konsentrasi penuh, agresivitas tinggi, dan organisasi pertahanan yang solid. Tanpa Gabriel atau Calafiori, Arteta mungkin harus melakukan perubahan besar dalam rotasi bek tengah maupun bek kiri.
Setelah Tottenham, tantangan yang lebih besar menanti. Arsenal harus berhadapan dengan Bayern Munchen dalam lanjutan Liga Champions. Tim raksasa Jerman itu sedang berada dalam performa impresif, dan membutuhkan struktur pertahanan yang kuat untuk meredam daya serang mereka. Berikutnya, The Gunners bertandang ke Stamford Bridge untuk menghadapi Chelsea, yang belakangan mulai menemukan ritme permainan lebih baik.
Sebagai gambaran, berikut lima pertandingan berat Arsenal setelah jeda internasional:
Jadwal Arsenal (November–Desember):
-
23/11 – Arsenal vs Tottenham (Liga Inggris)
-
27/11 – Arsenal vs Bayern Munchen (Liga Champions)
-
30/11 – Chelsea vs Arsenal (Liga Inggris)
-
4/12 – Arsenal vs Brentford (Liga Inggris)
-
6/12 – Aston Villa vs Arsenal (Liga Inggris)
Jadwal padat dan kualitas lawan membuat situasi cedera ini sangat krusial. Arteta harus memutar otak, memaksimalkan pemain pelapis seperti Takehiro Tomiyasu, Jakub Kiwior, atau Ben White, sekaligus berharap pemulihan Gabriel dan Calafiori berjalan cepat.
Arsenal mungkin sedang berada di puncak klasemen, namun ujian sesungguhnya baru dimulai saat kekuatan inti mereka goyah di momen penting musim ini.
Editor : Toar Rotulung