Jagosatu.com - Paulinho berharap Mauricio Pochettino kembali ke Tottenham untuk melanjutkan "cerita yang terhenti".
Pochettino pernah menangani Spurs selama lima tahun, membawa tim finis di posisi kedua Premier League pada musim 2016-17.
Ia juga berhasil membawa Tottenham ke final Liga Champions pertama mereka pada 2019, yang berakhir kalah dari Liverpool.
Selama menangani Spurs, Pochettino memimpin 293 pertandingan di semua kompetisi, dengan 159 kemenangan, 62 hasil imbang, dan 72 kekalahan.
Tingkat kemenangan 54,3% Pochettino adalah yang kedua terbaik di antara manajer permanen Tottenham, hanya kalah dari Andre Villas-Boas dengan 55%.
Namun, Pochettino dipecat pada November 2019, lima bulan setelah final Liga Champions, karena performa buruk di liga.
Pochettino juga pernah menangani Southampton dan Chelsea di Liga Inggris.
Ia pernah menyatakan keinginannya untuk kembali ke Premier League di masa depan.
Paulinho, yang pernah bermain di bawah Pochettino pada musim 2014-15, ingin sang manajer mendapatkan kesempatan kedua di Spurs.
Paulinho mengatakan ia sangat menyukai gaya kerja Pochettino, baik dari dinamika sehari-hari maupun kontennya.
Ia menilai Pochettino berhasil memberikan hasil impresif selama bertahun-tahun menangani Tottenham.
Paulinho percaya jika Pochettino merasa masih memiliki pekerjaan yang belum selesai, ia harus kembali ke Spurs.
Menurut Paulinho, pekerjaan Pochettino di Tottenham bukan hanya bagus atau sangat bagus, tetapi luar biasa selama musim-musim tersebut.
Ia menambahkan, jika suatu saat Pochettino memiliki kesempatan untuk kembali, ia akan mendapatkan kesempatan itu dan bisa melanjutkan "cerita yang terhenti".
Tottenham berhasil mengakhiri puasa gelar 17 tahun dengan kemenangan di final Liga Europa musim lalu, mengalahkan Manchester United 1-0.
Meski begitu, Spurs memecat Ange Postecoglou hanya dua minggu setelah menjuarai kompetisi tersebut.
Thomas Frank kemudian menggantikan Postecoglou sebagai manajer, namun memulai awal yang bervariasi bersama Tottenham.
Saat ini, Spurs berada di posisi kelima klasemen, delapan poin di belakang pemimpin klasemen Arsenal, dengan catatan belum terkalahkan di laga tandang namun hanya sekali menang di kandang.
Spurs juga belum kalah di Liga Champions, berada di posisi 10 saat fase setengah musim.
Paulinho percaya masa adaptasi di bawah pelatih baru wajar terjadi dan optimistis Tottenham akan terus menunjukkan perbaikan.
Premier League kini semakin kompetitif, sehingga fluktuasi hasil wajar terjadi, menurut Paulinho, dan manajemen tim perlu mengetahui waktu yang tepat untuk memperbaiki situasi.
Ia menegaskan bahwa Tottenham selalu menjadi klub yang dikelola dengan baik dan berharap performa tim terus meningkat. (samt)
Editor : ALengkong