JAGOSATU.COM - Polda Sulawesi Utara (Sulut) telah mengungkap bahwa berdasarkan laporan dari Bawaslu Pusat, kasus money politics terbesar terjadi di daerah ini.
Polda juga mengidentifikasi tiga wilayah yang sedang ditangani terkait dengan kasus politik uang: Manado, Talaud, dan Bolaang Mongondow (Bolmong).
"Perkembangan terbaru dari kegiatan Satgas Money Politics Polda Sulut yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu, sudah melakukan penindakan dengan sejumlah kasus," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulut, Kombes Pol Gani Siahaan.
Menurut Gani Siahaan, ada dua laporan polisi yang diajukan kepada Polda Sulut. "Kedua laporan polisi ini sudah menjadi dua perkara yang dalam tahap P21.
Dan masih ada tersangka lainnya yang sedang dalam proses," ungkapnya, sambil menegaskan bahwa identitas tersangka tersebut belum dapat diungkap karena sedang dalam tahap penyidikan.
Dia menambahkan bahwa informasi lebih lanjut akan dirilis dalam waktu 14 hari ke depan. "Jadi, tunggu saja tanggal rilisnya," tegas Gani Siahaan.
Dia juga menjelaskan bahwa dari laporan keseluruhan, ada juga pihak yang melaporkan kasus money politics. "Termasuk di Polresta Manado dan masih dalam tahap pembahasan oleh Bawaslu. Begitu juga dengan Talaud dan Bolmong," tambahnya.
Gani Siahaan menegaskan bahwa begitu kasus-kasus tersebut masuk dalam tahap penyidikan dan penyelesaian, informasinya akan dirilis secara terbuka. "Tidak ada yang disembunyikan," katanya.
Lebih lanjut, Gani Siahaan menegaskan bahwa proses penyidikan tidak akan dipengaruhi oleh status calon legislatif (caleg).
"Tidak ada pengaruh terhadap proses penyidikan. Kami akan menetapkan tersangka berdasarkan bukti-bukti yang ada terhadap perbuatan yang dilakukan.
Kami tidak melihat asal calegnya atau partainya," jaminnya.
Dia juga mengungkapkan bahwa beberapa kasus sudah sampai ke tahap penuntutan di kejaksaan.
"Beberapa perkara sudah sampai tahap penuntutan di kejaksaan. Para jurnalis diharapkan mengikuti proses persidangan dengan seksama," tambahnya.
Gani Siahaan menekankan bahwa menurut laporan Bawaslu Pusat, Sulawesi Utara merupakan satu-satunya dan terbesar dalam kasus money politics yang ditangani.
Satgas Money Politics Polda Sulut sebelumnya telah berhasil menangkap seorang oknum tim sukses beserta barang bukti berupa uang sebesar Rp113 juta dan sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) caleg, serta uang sejumlah Rp6.450.000. (mpo)
Editor : Tina Mamangkey