Jagosatu.com - Apakah kamu sudah mendengar tentang spyware Mandrake? Spyware baru ini telah menyebar melalui Google Play tanpa terdeteksi selama dua tahun! Lebih parahnya lagi, spyware Mandrake telah diunduh lebih dari 32 ribu kali.
Mengapa banyak orang yang mengunduhnya? Karena Mandrake menyamar sebagai aplikasi yang terlihat sah dan terpercaya.
Menurut para ahli di Kaspersky, ada lima aplikasi di Google Play yang mengandung spyware Mandrake, termasuk aplikasi berbagi file melalui Wi-Fi, aplikasi layanan astronomi, game Amber for Genshin, aplikasi kripto, dan aplikasi teka-teki logika.
Apa Itu Spyware Mandrake? Spyware Mandrake pertama kali ditemukan pada tahun 2020, namun telah aktif sejak 2016. Versi terbaru dari Mandrake ini menggunakan teknik pengaburan dan penghindaran yang sangat canggih, sehingga membuatnya sulit terdeteksi oleh pemeriksaan keamanan di Google Play.
Aplikasi dengan Malware Mandrake Sudah Ditarik Spyware Mandrake baru ini muncul di Google Play pada tahun 2022. Selama setahun setelah peluncurannya, aplikasi-aplikasi ini dapat diunduh dengan bebas. Namun, saat ini lima aplikasi yang mengandung Mandrake telah dihapus dari Google Play. Meski demikian, aplikasi-aplikasi tersebut masih tersedia di beberapa negara, seperti Kanada, Jerman, Italia, Meksiko, Spanyol, Peru, dan Inggris.
Ancaman Kejahatan Siber Makin Meningkat Kehadiran Mandrake yang baru ini menunjukkan bahwa ancaman kejahatan siber semakin canggih, meski langkah-langkah keamanan terus diperketat. Tatyana Shishkova, Kepala Peneliti Keamanan di Kaspersky GReAT, menyatakan, “Setelah lolos dari deteksi selama empat tahun dalam versi awalnya, kampanye Mandrake terbaru tetap tidak terdeteksi di Google Play selama dua tahun berikutnya. Ini menunjukkan kecanggihan para pelaku ancaman siber.”
Dengan semua informasi ini, kita harus lebih waspada saat mengunduh aplikasi. Pastikan selalu memeriksa keamanannya sebelum menginstal aplikasi apapun!
(AlexandraTompunu)
Editor : ALengkong