Jagosatu.com - Di tengah maraknya persaingan laptop, Qualcomm dan Microsoft memperkenalkan laptop baru dengan prosesor Snapdragon X Elite, yang dijuluki sebagai Copilot+ PC.
Microsoft berharap laptop ini bisa menjadi tonggak sejarah dalam pasar PC, menghadirkan fitur-fitur eksklusif yang tidak tersedia pada laptop berbasis Intel dan AMD selama beberapa bulan ke depan.
Selama bertahun-tahun, Windows di laptop berbasis Arm seperti Snapdragon sering kali kesulitan menembus pasar, terutama karena masalah kompatibilitas, performa yang biasa saja, dan harga yang tinggi.
Namun, dengan janji daya tahan baterai seharian, performa AI yang kuat, dan kompatibilitas aplikasi Windows yang lebih baik, apakah Snapdragon X Elite bisa memberikan perubahan besar?
Dalam pengujian yang dilakukan, laptop dengan Snapdragon X Elite mencatat waktu tahan baterai yang mengesankan.
Surface Pro yang menggunakan OLED, misalnya, mampu bertahan hingga 12 jam 14 menit.
Sementara itu, Surface Laptop dengan layar 13,8 inci berhasil bertahan hingga 15 jam 37 menit, dan HP Omnibook X mencapai 15 jam 48 menit.
Jika dibandingkan dengan laptop berbasis Intel dan AMD, Snapdragon X Elite memberikan daya tahan baterai yang lebih lama, meskipun perbedaannya hanya sekitar 2 hingga 3 jam.
Sebagai contoh, MacBook Pro dengan M3 Max mencatat daya tahan hingga 17 jam 16 menit, sementara Lenovo ThinkPad X1 Carbon (Gen 11) dengan Intel Core i7-1335U mampu bertahan hingga 13 jam 45 menit.
Meski begitu, perbedaan ini mungkin tidak cukup signifikan untuk membuat perubahan besar dalam keputusan pembelian.
Snapdragon X Elite mungkin menawarkan keunggulan dalam hal daya tahan baterai, tetapi belum mencapai tingkat yang benar-benar mengubah permainan.
Dengan laptop berbasis Intel Lunar Lake dan AMD Strix Point yang akan datang, kompetisi akan semakin ketat dalam beberapa bulan ke depan.
(Jacky Karongkong)
Editor : ALengkong