Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Fakta Unik: Berkata "Terima Kasih" ke ChatGPT Ternyata Ada Biayanya!

Toar Rotulung • Selasa, 22 April 2025 - 20:55 WIB
Ilustrasi Pengguna Menggunakkan ChatGPT
Ilustrasi Pengguna Menggunakkan ChatGPT

JagoSatu.com - Ada satu fakta menarik yang mungkin membuat kalian terkejut: ternyata, setiap kali kalian mengucapkan "Terima Kasih" atau "Tolong" kepada ChatGPT, itu membutuhkan biaya jutaan dolar bagi OpenAI! Ya, benar. Menjalankan model AI canggih seperti ChatGPT memang sangat mahal, memerlukan perangkat keras berkapasitas besar dan konsumsi daya yang tinggi. Ternyata, bersikap sopan kepada AI ini punya harga yang lumayan.

Menurut laporan dari tomshardware.com, CEO OpenAI, Sam Altman, menganggap pengeluaran ini sepadan. Ia mengakui bahwa berinteraksi dalam percakapan santai dan pertukaran yang sopan, termasuk menghasilkan respons terhadap permintaan sederhana, membutuhkan biaya hingga "puluhan juta dolar" bagi perusahaan. Namun, ia percaya bahwa hal ini membuat penggunaan AI terasa lebih "manusiawi", terutama karena banyak pengguna yang menjalin hubungan lebih dekat dan berbicara dengan AI seolah berbicara dengan teman. Siapa sangka, kesopanan bisa berpengaruh besar pada keuangan perusahaan.

Artikel tersebut juga mengingatkan bahwa dulu kita diajarkan bahwa komputer tidak bisa merasakan emosi. Meskipun AI saat ini memang tidak memiliki emosi, interaksi mereka yang mirip manusia seringkali secara naluriah memicu respons sopan dari kita. Ada pula laporan terbaru yang menyebutkan bahwa respons singkat seperti "Sama-sama" dari model bahasa besar (LLM) membutuhkan penggunaan air sekitar 40-50 mililiter. Jadi, setiap ucapan sopan itu punya biaya di dunia nyata, baik secara finansial maupun sumber daya alam.

Seperti yang dilaporkan oleh tomshardware.com, jika kalian adalah pengguna premium yang berlangganan ChatGPT, biaya untuk respons sopan tersebut secara teknis sudah termasuk dalam biaya per token yang kalian bayar. Ini memunculkan pertanyaan menarik, mungkin sedikit filosofis: apakah status pengguna premium membuat ucapan "Terima Kasih" kalian lebih tulus dibandingkan pengguna gratis? Pertanyaan menarik untuk direnungkan sambil menunggu balasan dari AI.

Selain itu, ada sisi lain yang lebih serius. Para peneliti menduga beberapa orang mungkin menjadi tergantung secara emosional atau bahkan kecanduan chatbot AI seiring percakapan mereka yang semakin mirip manusia. Hal ini berpotensi menimbulkan gejala putus zat, layaknya kecanduan lain. Namun, jika AI barusan membantu kalian berhasil mengerjakan kuis sulit atau memecahkan masalah rumit, mungkin ucapan "Terima Kasih" itu memang tulus dari hati! Dan, siapa tahu, kalau suatu saat AI punya kesadaran, bersikap sopan mungkin bisa jadi strategi terbaik jangka panjang. Bagaimana pendapat kalian tentang biaya kesopanan dalam interaksi AI ini? Apakah kalian selalu bersikap sopan kepada ChatGPT? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#mahal #AI #biaya #ChatGPT #Tolong #Perangkat Keras #konsumsi daya #openai #Model AI #jutaan dolar #bersikap sopan #fakta menarik #terima kasih #harga #tinggi