Mobil ini jadi sorotan karena harga jualnya yang diprediksi mulai dari Rp 200 jutaan, jauh lebih murah dari mobil listrik lain.
Teaser resmi BYD Seagull sudah muncul di akun Instagram BYD Indonesia pada 8 Juli 2025 lalu.
Banyak netizen langsung curiga dan menyebut siluet mobil tersebut adalah Seagull karena bentuknya sangat khas.
Baca Juga: Lupakan Game Luar, Wardeka Buktikan Kualitas Game Lokal Bikin Melongo!
Seagull adalah mobil listrik mungil, cocok untuk penggunaan sehari-hari di kota besar yang macet.
Menurut detikOto, beberapa tenaga penjual sudah diam-diam membuka pre-order Seagull, bahkan DP-nya cuma sekitar Rp 20 juta.
Yang menarik, Seagull ini disebut sudah diproduksi lebih dari 1 juta unit di negara asalnya, Tiongkok.
Dilansir dari Oto.com, dua varian Seagull telah terdaftar di NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) DKI Jakarta.
Varian tersebut punya kode EQ-STD-1 dan EQ-ETD-1, dengan NJKB masing-masing sebesar Rp 218 juta dan Rp 233 juta.
Dengan perhitungan pajak dan biaya lain, harga jualnya diprediksi ada di kisaran Rp 250 sampai Rp 300 jutaan.
Harga ini bikin Seagull berpotensi jadi mobil listrik termurah dari brand global di Indonesia.
Dilansir dari Suara.com, teaser Seagull keluar menjelang pameran GIIAS 2025, yang jadi ajang peluncuran besar-besaran mobil baru.
Banyak pihak yakin Seagull akan resmi diperkenalkan ke publik Indonesia di pameran otomotif tersebut.
Kalau benar, ini akan jadi ancaman besar buat mobil listrik lain kayak Wuling Air EV atau Chery QQ Ice Cream.
Dari sisi teknologi, Seagull nggak bisa diremehkan meski harganya murah.
Mobil ini menggunakan Blade Battery, teknologi andalan BYD yang dikenal aman dan tahan lama.
Selain itu, Seagull dibangun di atas e-Platform 3.0, platform yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik agar lebih efisien.
Meski ukurannya kecil, kabin Seagull disebut cukup lega untuk ukuran city car.
BYD juga dikenal rajin menyematkan fitur-fitur modern, jadi jangan kaget kalau Seagull punya fitur kekinian kayak cruise control atau rem otomatis.
Kalau benar harga Seagull cuma Rp 200 jutaan, maka ini akan jadi game changer di pasar EV Tanah Air.
Apalagi dengan makin mahalnya harga BBM, mobil listrik makin dilirik oleh anak muda dan keluarga muda.
Peluang besar juga terbuka buat masyarakat yang sebelumnya belum sanggup beli EV karena harganya mahal.
Menurut Indonesia Updates, banyak masyarakat penasaran karena NJKB Seagull sudah tercatat resmi.
Artinya, proses administrasi untuk penjualan mobil ini sudah berjalan dan tinggal tunggu waktu.
Beberapa dealer BYD juga mulai memberikan bocoran bahwa Seagull akan tersedia dalam beberapa warna lucu dan menarik.
Anak muda dan pengguna wanita diprediksi akan jadi pasar utama dari mobil listrik ini.
Kalau dibanding Tesla, jelas BYD Seagull lebih murah puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Tapi untuk urusan kegunaan harian dan efisiensi, Seagull tetap bisa bersaing karena dibuat untuk kebutuhan kota.
Sekarang tinggal tunggu waktu, apakah GIIAS 2025 bakal jadi panggung resmi BYD Seagull.
Yang pasti, mobil listrik ini bakal bikin banyak orang tertarik buat ganti mobil bensin mereka.
Dan buat Tesla, sepertinya mereka harus mulai waspada karena “Seagull” siap mengacak-acak pasar entry-level EV.
(vyr)
Editor : Toar Rotulung