Jagosatu.com - Apple dikabarkan tengah menjajaki kerja sama dengan Google untuk meningkatkan kemampuan Siri menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dari Gemini.
Langkah ini dilakukan karena Apple ingin mengejar ketertinggalan dari para pesaingnya di bidang AI seperti Google, Microsoft, dan Amazon.
Menurut The Verge, Apple sudah mulai menguji model AI Gemini milik Google secara langsung di server milik Apple.
Dilansir dari AppleInsider, pengujian ini menjadi bagian dari rencana besar Apple yang disebut “Apple Intelligence” yang diumumkan saat WWDC 2024.
Apple Intelligence adalah sistem AI baru dari Apple yang menggabungkan kecerdasan buatan lokal di perangkat dan komputasi awan pribadi (Private Cloud Compute).
Siri versi terbaru akan menggunakan tiga komponen utama: planner, search engine, dan summarizer.
Planner adalah sistem yang membaca maksud pengguna dan mengatur tindakan AI berdasarkan konteks dan data pengguna.
Search engine akan digunakan untuk melakukan pencarian data dari web, dan kemungkinan besar akan memakai teknologi Gemini.
Summarizer akan bertugas untuk merangkum hasil pencarian dan memberikan jawaban yang mudah dipahami pengguna.
Baca Juga: Misteri Notifikasi No System Is Safe! di MyTelkomsel Hebohkan Pengguna iPhone
Menurut laporan Times of India, Apple juga mempertimbangkan alternatif lain seperti Claude dari Anthropic untuk digunakan pada bagian planner.
Namun, Gemini disebut sebagai kandidat paling kuat untuk fungsi pencarian dan penjawaban berbasis web karena performanya yang mumpuni.
Rencana besar ini tidak akan langsung hadir tahun ini, tapi diperkirakan akan diluncurkan penuh pada musim semi tahun 2026.
Siri versi baru kemungkinan akan hadir bersamaan dengan peluncuran iPhone 17 dan sistem operasi iOS 26.4.
Selama masa transisi ini, Apple tetap akan menggunakan model AI internal mereka untuk melindungi data dan privasi pengguna.
Gabungan antara AI milik Apple dan kekuatan eksternal seperti Gemini membuat Siri berpotensi menjadi asisten virtual yang jauh lebih pintar dan responsif.
Hal ini juga menandai perubahan besar dari strategi Apple yang selama ini cenderung tertutup terhadap pihak ketiga.
Menurut Investor's Business Daily, ini adalah langkah strategis untuk mengejar ketertinggalan Apple di tengah lonjakan adopsi AI global.
Siri generasi baru juga dirancang untuk mampu memberikan hasil pencarian yang dilengkapi dengan teks, gambar, dan video.
Dengan pembaruan ini, pengguna iPhone akan mendapatkan pengalaman menggunakan Siri yang jauh lebih kaya dan interaktif.
Apple berusaha keras menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan data pribadi pengguna.
Jika uji coba ini berhasil, maka ini bisa menjadi awal dari kolaborasi besar antara dua raksasa teknologi dunia.
Apple tidak hanya ingin Siri menjadi cerdas, tapi juga aman, cepat, dan personal bagi setiap penggunanya.
Kemajuan ini bisa mengubah cara kita menggunakan asisten digital dalam kehidupan sehari-hari. (KT)
Editor : ALengkong