Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Obrolanmu di WhatsApp Bakal Jadi Iklan, Siap-siap Dikepoin Meta!

Toar Rotulung • 2025-10-03 16:51:21
Ilustrasi Mark Zuckerberg di Belakang Smartphone Menginstall Meta AI
Ilustrasi Mark Zuckerberg di Belakang Smartphone Menginstall Meta AI

JagoSatu.com - Siap-siap, timeline kamu bakal dipenuhi iklan super personal. Meta akan pakai riwayat obrolan AI-mu untuk menargetkan iklan. Walaupun nggak kaget, ini tetap terasa mengganggu privasi banget.

Kebijakan baru ini bakal segera berlaku. Pengguna akan dapat notifikasi soal perubahan ini mulai 7 Oktober. Ya, seperti biasa, kamu cuma bisa klik 'OK' dan lanjutin aktivitas, suka atau tidak.

Dilansir oleh Gizmodo, kebijakan ini resmi berlaku 16 Desember dan pengguna tidak bisa menolaknya sama sekali. Ini kayak pemaksaan, nunjukkin arogansi tingkat dewa dari Meta.

Setiap kamu pakai AI Meta, datamu jadi bahan jualan. Contohnya, tanya soal hiking di WhatsApp? Tiba-tiba muncul iklan sepatu hiking di Threads. Rasanya seperti ada yang nguping di kantong kita.

Meta sih bilangnya ada 'pagar pembatas'. Iklan soal agama, politik, atau orientasi seksual katanya nggak akan dipersonalisasi. Tapi lihat rekam jejak mereka, kita patut skeptis.

Dikutip dari Gizmodo, sebuah laporan bocor mengungkap chatbot AI Meta diizinkan ngobrol 'sensual' dengan anak-anak. Ini bukti nyata kalau 'pagar pembatas' etika mereka jelas-jelas bobrok.

Meta sudah investasi besar-besaran di AI. Tentu saja, bisnis iklan jadi cara mereka untuk balik modal. Ujung-ujungnya, ini semua soal duit iklan yang super besar.

Mark Zuckerberg sendiri mengakui pendapatan iklan naik berkat AI. Dia menjanjikan keuntungan lebih besar lagi ke investor. Jelas, AI ini memang mesin uang buat mereka.

Menurut laporan Gizmodo, kompetitor utama mereka, Google, juga pakai AI untuk iklan. Tapi, mereka belum sampai pakai riwayat obrolan Gemini untuk personalisasi. Setidaknya masih ada yang menahan diri.

Meta memang sudah jadi jagonya iklan tertarget. Hampir semua aktivitasmu di Facebook, Instagram, atau Threads jadi data untuk mesin iklan mereka. Intinya, kalau pakai produk Meta, kamulah produknya.

Nggak heran, kebijakan ini dapat reaksi keras di luar AS. Uni Eropa misalnya, punya aturan privasi digital yang ketat. Makanya Meta sering kena masalah di sana.

Karena itu, pembaruan ini awalnya tidak akan berlaku di Uni Eropa. Inggris dan Korea Selatan juga sementara dikecualikan. Aturan privasi yang ketat di sana tampaknya berhasil melawan.

Dikutip dari Gizmodo, pengadilan Uni Eropa pernah melarang Meta menggunakan orientasi seksual pengguna untuk iklan, padahal data itu tidak pernah dibagikan online. Ini jadi sorotan besar soal privasi.

Meta sengaja mengambil 'pendekatan bertahap' untuk peluncurannya. Mereka baru saja menyelesaikan gugatan privasi di Inggris. Sepertinya mereka sedang mengetes situasi hukum sebelum merilisnya secara global.

Inilah gambaran jelas masa depan periklanan. Obrolan pribadimu dengan AI kini jadi data untuk mesin iklan. Siap-siap dapat iklan yang rasanya bukan lagi tertarget, tapi kayak cenayang. Gimana menurutmu? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#Meta #AI #Privasi #menargetkan #Pakai #iklan #mengganggu #timeline #riwayat #Dipenuhi #obrolan #personal