Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Akal-akalan Microsoft? Tutorial Bypass Windows 11 Bikin Channel Kena Banned!

Toar Rotulung • 2025-11-03 09:53:04
Tampak Penyiapan Instalasi Windows 11
Tampak Penyiapan Instalasi Windows 11

JagoSatu.com - Sistem AI YouTube yang terkenal ganas kembali berulah. Kali ini, dua video panduan Windows dari channel CyberCPU Tech kena semprit karena dianggap "konten berbahaya atau merugikan."

Padahal, Microsoft memang ngebet banget pengen kita pakai akun Microsoft di Windows 11 untuk melacak data dan iklan. Tutorial yang memberi solusi kini malah dianggap "berbahaya".

Video yang dihapus itu berisi cara mengakali syarat akun Microsoft dan instalasi Windows 11 di spek yang nggak didukung. Dilaporkan oleh PCWorld, proses bandingnya langsung ditolak mentah-mentah.

Padahal, kebijakan YouTube sebenarnya ditujukan untuk konten jahat. Jelas, konten tutorial ini beda kelas dengan panduan membobol sistem pembayaran atau mencuri data pribadi pengguna.

Awalnya, sang kreator menyalahkan sistem AI YouTube yang memang sering ngaco. Menyalahkan bot tentu lebih mudah daripada menuduh perusahaan software raksasa di dunia.

Namun, dikutip dari PCWorld, setelah video lain dihapus, sang kreator kini yakin Microsoft 'sepenuhnya bertanggung jawab'. Microsoft memang punya banyak alasan untuk 'menghilangkan' video semacam ini.

Ironisnya, CyberCPU Tech menunjukkan kalau Microsoft sendiri punya panduan serupa di website resminya. Seakan-akan aturan ini hanya berlaku jika Microsoft yang bilang, dan YouTube hanya tinggal 'amin'.

Padahal, channel yang sudah dibangun lima tahun dengan 300 ribu subscriber ini jadi sumber penghasilannya. Kejadian ini jelas jadi ancaman serius bagi mata pencaharian sang kreator.

Proses banding YouTube benar-benar seperti lelucon. Banding kedua bahkan ditolak dalam waktu "kurang dari satu menit", menunjukkan tidak ada manusia yang benar-benar meninjaunya.

Ternyata, bukan hanya CyberCPU Tech yang jadi korban. Kreator lain dengan topik serupa juga mengalami hal yang sama, seolah ini adalah aksi 'bersih-bersih' yang disengaja oleh platform.

Dengan risiko tiga teguran yang bisa membuat channel terancam dihapus permanen. Dilaporkan oleh PCWorld, CyberCPU Tech hanya butuh "aturan yang jelas" dari pihak YouTube.

Sensor ini memaksa sang kreator berencana pindah ke platform alternatif seperti Floatplane dan Rumble. Masalahnya, penonton setia mereka belum tentu mau ikut pindah.

Dikutip dari PCWorld, platform alternatif seperti Rumble ternyata bukan solusi. Setelah dua tahun dan ratusan video, kreator ini hanya menghasilkan '43 sen'. Platform ini sepertinya belum cocok untuk konten teknologi.

CyberCPU Tech percaya selama YouTube memonopoli pasar, mereka bisa bertindak seenaknya pada kreator. Status ini membuat mereka tidak punya alasan untuk memberikan layanan yang lebih baik.

Pada akhirnya, kebijakan YouTube dan sistem AI-nya yang eror terus merugikan kreator. Nah, menurut kalian, siapa yang sebenarnya salah di sini? YouTube, Microsoft, atau keduanya? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#merugikan #Youtube #Windows #video #ganas #semprit #sistem ai #konten berbahaya #dianggap #panduan